Liwa (ANTARA LAMPUNG) - Kabupaten Lampung Barat memasok buah durian ke beberapa daerah di Pulau Jawa dengan total pengiriman mencapai 30 ribu buah per hari.
"Permintaan buah durian ke Pulau Jawa cukup tinggi, sehingga agen pengumpul harus mencari buah durian ke beberapa daerah di pesisir untuk mencukupi permintaan tersebut," kata Nurul Huda, agen buah di Kecamatan Pesisir Tengah, Lampung Barat, sekitar 320 km dari Bandarlampung, di Krui, Rabu.
Dia menjelaskan, pasokan buah durian petani berlimpah sehingga agen mampu memenuhi target tersebut.
Menurut dia, kualitas buah durian petani mengalami penurunan akibat dampak dari cuaca ektrim.
"Durian yang di kumpulkan terlebih dahulu melalui proses pemilihan buah yang layak kirim sebab tahun ini buah durian petani kecil, sehingga banyak pasokan buah petani banyak tersortir," kata dia.
Buah durian menjadi salah satu tanaman yang dikembangkan oleh masyarakat yang berada di daerah Pesisir Lampung Barat sebab tanaman ini memiliki produktivitas yang tinggi dengan hasil buah cukup berlimpah.
Setiap tahun, petani durian di Lampung Barat mampu memanen sekitar delapan hingga 15 pohon dengan rata rata hasil per pohon mencapai 80 hingga 100 buah lebih. Jumlah durian yang dihasilkan tergantung dengan besar keccilnya pohon tersebut, semakin besar maka tanaman tersebut menghasilkan ratusan buah.
Permintaan buah durian terbesar datang dari Jawa dengan rata-rata pengiriman mencapai 20 hingga 30 ribu buah per hari. Jumlah tersebut akan meningkat bila beberapa daerah tidak lagi memasok buah durian.
Masyarakat setempat mengembangkan buah durian sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan, selain memperoleh hasil dari komoditas perkebunan lain.
Selain itu, tanaman durian yang dipilih memilki produktifitas tinggi sebab tanaman ini mampu menghasilkan buah dengan umur tanaman mencapai 30 tahun lebih.
Rata rata masyarakat menanam durian di area kebun mencapai 10 hingga 30 batang.
Harga buah durian di Lampung Barat bervariasi untuk ukuran kecil Rp5 ribu, ukuran sedang Rp15 ribu dan ukuran besar Rp20 ribu. (Ant)
