Logo Header Antaranews Lampung

BPTD Lampung telah uji menyeluruh 857 bus AKAP jelang Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 20:29 WIB
Image Print
Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung Jonter Sitohang saat memberi keterangan terkait kesiapan jelang Angkutan Lebaran 2026. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
BPTD Kelas II Lampung telah sejak lama melakukan persiapan baik sarana dan prasarana, untuk memastikan kelaikan kendaraan umum yang beroperasi di Lampung

Bandarlampung (ANTARA) - Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung telah melakukan uji menyeluruh atau ramp check kepada 857 unit bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) untuk memastikan kelaikan kendaraan menjelang angkutan Lebaran 2026.

"BPTD Kelas II Lampung telah sejak lama melakukan persiapan baik sarana dan prasarana, untuk memastikan kelaikan kendaraan umum yang beroperasi di Lampung," ujar Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung Jonter Sitohang di Bandarlampung, Jumat.

Ia mengatakan dari jumlah 857 unit bus yang telah dilakukan ramp check sampai Rabu (11/3), sebanyak 626 unit bus diantaranya telah memenuhi syarat dan laik jalan.

"Kami telah melakukan kesiapan ramp check bus AKAP, sampai Rabu, total ada sekitar 857 bus yang sudah di ramp check, dan 27 persen atau sebanyak 231 unit bus diantaranya dinyatakan tidak laik jalan," katanya.

Menurut dia, 231 unit bus AKAP yang dinyatakan tidak laik jalan tersebut disebabkan tidak aktifnya sejumlah persyaratan kelaikan kendaraan seperti Kartu Pengawasan Sementara (KPS) habis, lalu uji berkala habis masa waktunya, atau sejumlah persyaratan teknis lainnya.

"Jadi yang tidak laik jalan ini semuanya bus AKAP, sebab bus ini menjadi kewenangan kami. Dan kami sudah membuat rekomendasi agar ini segera diperbaiki sampai batas waktu sebelum angkutan Lebaran 2026 dimulai," ucap dia.

Menurut dia, bila bus AKAP tidak melakukan perbaikan sesuai rekomendasi yang diberikan, maka selama angkutan Lebaran 2026, kendaraan tersebut tidak boleh beroperasi.

"Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan pengguna moda transportasi darat selama pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026," tambahnya.

Kegiatan ramp check ini sudah dilakukan secara berkala sejak Januari, dengan total sejak awal tahun telah dilaksanakan kepada 857 unit bus, dengan hasil 626 unit bus dinyatakan laik jalan dan 231 unit bus tidak laik jalan.

Secara rinci, pada Januari 2026, uji menyeluruh dilaksanakan kepada 379 unit bus, dengan hasil 285 unit bus laik jalan dan 94 unit bus tidak laik jalan. Kemudian, pada Februari, uji menyeluruh dilakukan kepada 351 unit bus dengan hasil 256 unit bus dinyatakan laik jalan, dan 42 unit bus tidak laik jalan. Pada Maret, uji menyeluruh dilakukan pada 127 unit bus dengan hasil 85 unit bus dinyatakan laik jalan, sedangkan 42 unit bus tidak laik jalan.

Baca juga: BPTD Lampung: 26 kapal di Pelabuhan Bakauheni sudah dilakukan uji menyeluruh

Baca juga: Lampung sediakan mudik gratis dalam daerah menggunakan bus

Baca juga: Damri siapkan 1.800 bus untuk layani proyeksi 2,7 juta pemudik



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026