Lampung Selatan (ANTARA) - Manajemen Sanggar Beach mengambil langkah tanggung jawab dengan mengganti mobil milik seorang pengunjung yang dilaporkan hilang diduga dicuri saat terparkir di area wisata tersebut.

Peristiwa itu terjadi saat korban tengah berlibur bersama keluarga di kawasan wisata pantai tersebut. Setelah menyadari kendaraannya hilang, korban segera melaporkan kejadian itu kepada pihak pengelola dan aparat kepolisian setempat.

Pihak manajemen Sanggar Beach menyampaikan bahwa keputusan untuk mengganti kendaraan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada pengunjung sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap destinasi wisata tersebut.

“Hari ini kami bertemu dengan Mbak Ayu dan dari pihak Sanggar Beach sepakat memberikan dukungan satu unit kendaraan untuk membantu mobilitas korban kehilangan kendaraan yang terjadi pada 1 April 2026 lalu,” kata Owner Sanggar Beach, Yosef Fauzi, di Kalianda, Selasa.

Ia menjelaskan, kendaraan yang diberikan merupakan unit dengan tipe yang kurang lebih serupa dengan kendaraan yang sebelumnya hilang.

“Saat ini kami memberikan bantuan satu unit mobil serupa dengan unit yang hilang pada saat itu. Secara teknis kami sepakat untuk penggantian unit,” lanjutnya.

Selain itu, Yosef menegaskan bahwa pihak manajemen Sanggar Beach akan melakukan langkah konkret untuk meningkatkan keamanan kawasan wisata guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung.

“Selaku manajemen Sanggar Beach, kami akan memperketat dan menambah sistem keamanan, mulai dari CCTV hingga penambahan staff keamanan,” katanya.

Dia juga memastikan pihak pengelola tetap mendukung proses hukum yang sedang berjalan.

“Kami berkomitmen menjaga komunikasi baik dengan pihak korban, mendukung proses hukum, serta terus melakukan pembenahan sistem keamanan demi kenyamanan seluruh pengunjung Sanggar Beach,” ujarnya.

Sementara itu, korban yang kendaraan hilang saat berlibur di pantai Sanggar Beach, Rahayu mengaku mengapresiasi komunikasi dan penyelesaian yang dilakukan pihak pengelola pantai.

“Hari ini saya diundang oleh pihak manajemen Sanggar Beach dalam rangka penyerahan unit kendaraan untuk mobilisasi saya, dengan unit yang kurang lebih serupa dengan unit yang hilang,” kata Rahayu.

Dirinya juga mengatakan hubungan dirinya dengan pihak pengelola saat ini berjalan baik dan seluruh proses diupayakan selesai secara kekeluargaan.

“Alhamdulillah kami berhubungan baik dan berupaya untuk menyelesaikan semuanya secara kekeluargaan,” ucapnya.

Rahayu juga mengimbau masyarakat agar tidak merasa takut untuk berkunjung ke Sanggar Beach akibat kejadian yang dialaminya.

“Untuk pengunjung Sanggar Beach, tidak perlu mencemaskan atau merasa takut. Apa yang terjadi kemarin adalah musibah dan musibah itu kita tidak pernah tahu terjadi di mana,” kata dia.

Terkait proses hukum, Rahayu menyebut saat ini masih ada pelaku lain yang sedang dalam pencarian pihak kepolisian.

“Infonya sementara masih ada kawanan pelaku lain yang masih dicari, termasuk otak pelakunya. Untuk proses selanjutnya saya menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk menyelesaikan kasus ini,” ucap dia.