Tanggamus (ANTARA) - Polisi masih menyelidiki pelaku pembuangan bayi yang masih hidup di dalam lubang bekas septic tank di Dusun Sriwidodo, Pekon (Desa) Wonoharjo, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung pada Senin (29/12) malam.

Kapolsek Sumberejo, Polres Tanggamus, Iptu Zulkarnain saat dihubungi dari Lampung Selatan, Selasa, mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti berupa satu lembar kain sarung yang digunakan pelaku untuk membungkus bayi.

“Saat ini tim di lapangan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi serta motif dugaan penelantaran yang dilakukan oleh pelaku,” katanya.

Menurut dia, bayi tersebut ditemukan sekitar Senin (29/12) pukul 23.30 WIB dalam kondisi hidup, yang diperkirakan baru berusia satu hari dan masih menempel ari-ari.

"Begitu menerima informasi, anggota langsung ke TKP untuk mengamankan dan memastikan kondisi bayi. Bayi ditemukan di dalam lubang bekas septic tank dan berhasil diselamatkan,” ucap dia.

Dirinya menjelaskan, kejadian itu bermula saat seorang warga setempat, Mardiansah (32), mendengar suara tangisan bayi dari arah belakang rumahnya. Karena curiga, saksi menelusuri sumber suara tersebut dan mendapati adanya seorang bayi di dalam lubang bekas pembuangan limbah keluarga.

"Setelah dipastikan suara tersebut adalah suara bayi, saksi segera meminta pertolongan warga sekitar dan mengevakuasi bayi dari dalam lubang," ujarnya.

Usai dievakuasi, bayi malang tersebut langsung dibersihkan oleh warga dan mendapatkan pertolongan pertama dari bidan desa Pekon Wonoharjo. 

Dari hasil pemeriksaan awal, bayi perempuan tersebut mengalami memar di bagian lutut kiri, lutut kanan, serta pada bagian hidung.

"Alhamdulillah kondisi bayi saat ini stabil dan dalam perawatan bidan desa. Kami terus melakukan pemantauan. Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait orang tua bayi tersebut agar segera melapor ke Polsek maupun Bhabinkamtibmas atau dapat menghubungi layanan 110," ujar dia.

Baca juga: Polisi di Pelabuhan Bakauheni sediakan kopi gratis

Baca juga: Polres Tanggamus tangkap mantan kepala desa diduga korupsi dana desa

Baca juga: Polisi periksa delapan saksi kasus dugaan pembunuhan anak di Cilegon