Logo Header Antaranews Lampung

Polresta Bandarlampung pastikan pelaksanaan Hari Raya Nyepi aman

Kamis, 19 Maret 2026 17:49 WIB
Image Print
Puluhan personel polisi berjaga di salah satu pura di Kota Bandarlampung dalam perayaan Hari Raya Nyepi, Kamis (19/3/2026). (ANTARA/HO-Polresta Bandarlampung)
Perlu kami sampaikan bahwa pentingnya kehadiran aparat dalam menjaga stabilitas selama perayaan keagamaan berlangsung, sehingga potensi gangguan dapat diminimalisir

Bandarlampung (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandarlampung memastikan bahwa umat Hindu di kota ini dapat melaksanakan Hari Raya Nyepi dengan aman, nyaman, dan khidmat.

"Pada Hari Raya Nyepi ini kami menerjunkan 43 personel guna menjaga ketertiban dan keamanan di Pura Kherti Bhuana, Jalan Soekarno-Hatta Way Lunik, Kecamatan Panjang," kata Kasi Humas Polresta Bandarlampung AKP Agustina Nilawati, di Bandarlampung, Kamis.

Ia menegaskan pengamanan yang dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Hindu dalam melaksanakan rangkaian Hari Raya Nyepi seperti Catur Brata Penyepian hingga Ngembak Geni.

"Perlu kami sampaikan bahwa pentingnya kehadiran aparat dalam menjaga stabilitas selama perayaan keagamaan berlangsung, sehingga potensi gangguan dapat diminimalisir," kata dia.

Ia pun menyampaikan bahwa, selain melakukan penjagaan di area pura, personel juga disiagakan di sejumlah titik sekitar lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Personel kami tempatkan di area pura dan sekitarnya untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar tanpa adanya gangguan,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bandarlampung Purna Irawan mengajak umat beragama menjaga dan memperkuat toleransi antarsesama dalam menjalankan keyakinannya masing-masing.

"Kami mengimbau agar masyarakat Bandarlampung tetap menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat toleransi guna menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif jelang perayaan besar yang berdekatan," katanya.

Ia pun menekankan pentingnya peran tokoh agama, pimpinan organisasi keagamaan, dan masyarakat dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif di kota ini sehingga kerukunan dapat berjalan dengan baik.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan sikap saling menghormati, khususnya selama bulan Ramadhan sebagai bentuk penghormatan kepada umat Islam yang menjalankan ibadah puasa," kata dia.


Baca juga: FKUB Bandarlampung ajak umat jaga toleransi jelang Nyepi dan Idul Fitri

Baca juga: Menag: Nyepi, Idul Fitri, dan Paskah jadi momen untuk perkuat persaudaraan

Baca juga: ASDP hentikan penyeberangan di lintas utama Jawa-Bali-Lombok selama Nyepi



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026