Pemkot Metro berikan atensi pada pernikahan dini
Minggu, 8 September 2024 17:57 WIB
Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin menyampaikan sambutan pada seminar perkawinan anak usia dini PD Aisyiyah Metro. (ANTARA/Hendra Kurniawan)
Metro (ANTARA) - Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin menyebutkan pemerintah daerah memberikan atensi terhadap pernikahan dini di Bumi Sai Wawai karena pernikahan usia di bawah 19 tahun bisa memberikan dampak buruk.
"Hari ini ada seminar pencegahan pernikahan usia di bawah 19 tahun yang dilaksanakan PD Aisyiyah Metro. Ini memang harus kita cegah, karena ada dampak buruknya," kata Wahdi usai menghadiri seminar pencegahan perkawaninan anak usia dini di Ballroom Hotel Grand Skuntum, Minggu.
Dia menjelaskan, pernikahan dini menimbulkan dampak buruk seperti stunting, perceraian dan lain sebagainya sehingga perlu upaya bersama untuk mencegah praktik tersebut.
"Anak usia di bawah 19 tahun itu sel telur wanita belum sempurna, karena itu jika menikah bisa melahirkan anak yang stunting. Lebih dari itu bisa menyebabkan perceraian dan lainnya," jelasnya.
"Karena itulah kita canangkan program Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu (JAMAPAI) untuk mencegah pernikahan dini ini," imbuhnya.
Selain itu, lanjut dia, Pemkot Metro juga mempunyai 390 kader tersebar di setiap kelurahan yang bertugas memberikan edukasi dan pendampingan kepada remaja yang akan menikah.
Nantinya setiap remaja yang akan menikah akan diperiksa baik kesehatan tubuh, indeks masa tumbuh dan juga pemenuhan gizi dan juga protein..
"Namanya pemeriksaan kesehatan prakonsepsi, jadi nanti diperiksa semua. Apakah sudah siap untuk program hamil atau belum dan lainnya. Jadi nanti dipantau semuanya," terangnya.
Dalam kesempatan ini, Wahdi menambahkan angka pernikahan dini di Bumi Sai Wawai berdasarkan data dari Pengadilan Agama (PA) juga mengalami penurunan.
"Berdasarkan laporan dari Ketua PA angka pernikahan dini menurun, bahkan di angka minimal. Ini karena masyarakat kita literasinya sudah tinggi, kemudian juga kita berikan edukasi terus," ujarnya.
Ketua PD Aisyiyah Metro, Tugirah turut menuturkan bahwa pernikahan anak di bawah umur harus dicegah karena banyak dampak buruk yang ditimbulkan.
"Dan ini tugas kita juga untuk menyampaikan kepada warga Kota Metro. Karena itu kita PD Aisyiyah Metro mengadakan seminar ini. Kita libatkan juga camat, lurah, Puspaga dan PKK," katanya.
Dia menambahkan, selain seminar ini, kader PD Aisyiyah Metro bersama dengan pemerintah daerah akan turun ke masyarakat untuk memberikan edukasi bahaya pernikahan anak usia dini.
"Jadi tidak hanya seminar saja, nanti kita akan turun ke masyarakat. Karena ini tanggung jawab kita bersama," katanya.
"Hari ini ada seminar pencegahan pernikahan usia di bawah 19 tahun yang dilaksanakan PD Aisyiyah Metro. Ini memang harus kita cegah, karena ada dampak buruknya," kata Wahdi usai menghadiri seminar pencegahan perkawaninan anak usia dini di Ballroom Hotel Grand Skuntum, Minggu.
Dia menjelaskan, pernikahan dini menimbulkan dampak buruk seperti stunting, perceraian dan lain sebagainya sehingga perlu upaya bersama untuk mencegah praktik tersebut.
"Anak usia di bawah 19 tahun itu sel telur wanita belum sempurna, karena itu jika menikah bisa melahirkan anak yang stunting. Lebih dari itu bisa menyebabkan perceraian dan lainnya," jelasnya.
"Karena itulah kita canangkan program Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu (JAMAPAI) untuk mencegah pernikahan dini ini," imbuhnya.
Selain itu, lanjut dia, Pemkot Metro juga mempunyai 390 kader tersebar di setiap kelurahan yang bertugas memberikan edukasi dan pendampingan kepada remaja yang akan menikah.
Nantinya setiap remaja yang akan menikah akan diperiksa baik kesehatan tubuh, indeks masa tumbuh dan juga pemenuhan gizi dan juga protein..
"Namanya pemeriksaan kesehatan prakonsepsi, jadi nanti diperiksa semua. Apakah sudah siap untuk program hamil atau belum dan lainnya. Jadi nanti dipantau semuanya," terangnya.
Dalam kesempatan ini, Wahdi menambahkan angka pernikahan dini di Bumi Sai Wawai berdasarkan data dari Pengadilan Agama (PA) juga mengalami penurunan.
"Berdasarkan laporan dari Ketua PA angka pernikahan dini menurun, bahkan di angka minimal. Ini karena masyarakat kita literasinya sudah tinggi, kemudian juga kita berikan edukasi terus," ujarnya.
Ketua PD Aisyiyah Metro, Tugirah turut menuturkan bahwa pernikahan anak di bawah umur harus dicegah karena banyak dampak buruk yang ditimbulkan.
"Dan ini tugas kita juga untuk menyampaikan kepada warga Kota Metro. Karena itu kita PD Aisyiyah Metro mengadakan seminar ini. Kita libatkan juga camat, lurah, Puspaga dan PKK," katanya.
Dia menambahkan, selain seminar ini, kader PD Aisyiyah Metro bersama dengan pemerintah daerah akan turun ke masyarakat untuk memberikan edukasi bahaya pernikahan anak usia dini.
"Jadi tidak hanya seminar saja, nanti kita akan turun ke masyarakat. Karena ini tanggung jawab kita bersama," katanya.
Pewarta : Hendra Kurniawan
Editor : Satyagraha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bawaslu Lampung sebut tidak pernah rekomendasi pembatalan Wahdi-Qomaru
20 November 2024 22:20 WIB, 2024
KPU Lampung masih kaji putusan KPU Metro atas pembatalan paslon Wahdi-Qomaru
20 November 2024 20:47 WIB, 2024
Pasangan Bambang-Rafieq nomor urut 1 dan Wahdi-Qomaru nomor 2 di Pilkada Kota Metro
23 September 2024 16:00 WIB, 2024
Terpopuler - Kota Metro
Lihat Juga
Gagalkan penyelundupan narkoba, dua Srikandi Lapas Metro terima penghargaan
22 January 2026 19:40 WIB
Gagalkan penyelundupan narkoba, petugas Lapas Metro terima penghargaan khusus
21 January 2026 17:46 WIB
Petugas Lapas Metro gagalkan penyelundupan narkotika yang dibawa keluarga narapidana
20 January 2026 17:16 WIB
Perokris PLN Lampung gelar ibadah dan bakti sosial di Wisma Kasih Sejati Metro
13 January 2026 19:10 WIB
Y-Dash, layanan mentoring wirausaha Disporapar Metro untuk tekan pengangguran
18 December 2025 19:06 WIB
Melalui program Kompak, Satpol PP Metro perkuat peran masyarakat tanggulangi kebakaran
18 December 2025 18:35 WIB
Ramp cek di Terminal Mulyojati Metro Lampung, 8 kendaraan tak layak jalan
16 December 2025 16:52 WIB