Harga biji kakao pada Oktober 2023 naik 5,32 persen
Sabtu, 30 September 2023 11:48 WIB
Foto Arsip - Seorang petani menjemur biji kakao hasil panennya di Desa Toabo, Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (18/1/2022). ANTARA FOTO/Akbar Tado/foc
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perdagangan mencatat harga referensi biji kakao pada Oktober 2023 ditetapkan sebesar 3.622,88/MT dolar Amerika Serikat (AS) atau meningkat sebesar 183,16 dolar AS atau 5,32 persen dari bulan sebelumnya.
"Hal ini berdampak pada peningkatan Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao pada Oktober 2023 menjadi 3.307/MT dolar AS, naik 178 dolar AS atau 5,7 persen dari periode sebelumnya," kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Budi Santoso melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.
Budi mengatakan, peningkatan harga ini berdampak pada bea keluar (BK) biji kakao, yaitu menjadi sebesar 15 persen sesuai Kolom 4 Lampiran Huruf B pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 39/PMK/0.10/2022 jo. Nomor 71 Tahun 2023.
Peningkatan Harga Referensi dan HPE biji kakao dipengaruhi adanya penurunan produksi biji kakao di wilayah Afrika, sebagai sentra produsen kakao dunia. Hal ini disebabkan oleh kekeringan sebagai dampak dari El Nino dan penyakit busuk buah serta melemahnya nilai tukar dolar AS dan poundsterling Inggris.
Pada sisi lain, HPE produk kulit periode Oktober 2023 tidak berubah dari bulan sebelumnya. Sedangkan HPE produk kayu periode Oktober 2023 meningkat pada beberapa jenis kayu, yaitu kayu gergajian dengan luas penampang 1.000 mm2 sd 4.000 mm2 dari jenis rimba campuran sortimen lainnya jenis jati dan sortimen lainnya dari hutan tanaman jenis sengon.
Selain itu, terdapat penurunan pada beberapa jenis kayu, yaitu veneer dari hutan tanaman, kayu dalam bentuk keping atau pecahan (wood in chips or particel), keping kayu (chipwood), dan kayu gergajian dengan luas penampang 1.000 mm2 sd 4.000 mm2 dari jenis sortimen lainnya dari hutan tanaman, misalnya jenis balsa dan eucalyptus.
Penetapan HPE biji kakao, HPE produk kulit, dan HPE produk kayu tercantum dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1697 Tahun 2023 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.
"Hal ini berdampak pada peningkatan Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao pada Oktober 2023 menjadi 3.307/MT dolar AS, naik 178 dolar AS atau 5,7 persen dari periode sebelumnya," kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Budi Santoso melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.
Budi mengatakan, peningkatan harga ini berdampak pada bea keluar (BK) biji kakao, yaitu menjadi sebesar 15 persen sesuai Kolom 4 Lampiran Huruf B pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 39/PMK/0.10/2022 jo. Nomor 71 Tahun 2023.
Peningkatan Harga Referensi dan HPE biji kakao dipengaruhi adanya penurunan produksi biji kakao di wilayah Afrika, sebagai sentra produsen kakao dunia. Hal ini disebabkan oleh kekeringan sebagai dampak dari El Nino dan penyakit busuk buah serta melemahnya nilai tukar dolar AS dan poundsterling Inggris.
Pada sisi lain, HPE produk kulit periode Oktober 2023 tidak berubah dari bulan sebelumnya. Sedangkan HPE produk kayu periode Oktober 2023 meningkat pada beberapa jenis kayu, yaitu kayu gergajian dengan luas penampang 1.000 mm2 sd 4.000 mm2 dari jenis rimba campuran sortimen lainnya jenis jati dan sortimen lainnya dari hutan tanaman jenis sengon.
Selain itu, terdapat penurunan pada beberapa jenis kayu, yaitu veneer dari hutan tanaman, kayu dalam bentuk keping atau pecahan (wood in chips or particel), keping kayu (chipwood), dan kayu gergajian dengan luas penampang 1.000 mm2 sd 4.000 mm2 dari jenis sortimen lainnya dari hutan tanaman, misalnya jenis balsa dan eucalyptus.
Penetapan HPE biji kakao, HPE produk kulit, dan HPE produk kayu tercantum dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1697 Tahun 2023 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.
Pewarta : Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahasiswa UGM teliti biji salak serta kulit jeruk sebagai obat kanker
13 September 2024 5:32 WIB, 2024
Petani sebut harga biji kopi robusta di Lampung tembus Rp70.000 per kilogram
22 July 2024 19:16 WIB, 2024
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
BCA Syariah Kantor Cabang Bandarlampung tingkatkan literasi keuangan bagi penggiat UMKM
15 January 2026 10:18 WIB