Mahasiswa diminta keluar dari zona nyaman
Selasa, 19 September 2023 5:52 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim. ANTARA/HO-Humas Kemendikbud/pri.
Yogyakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim meminta para mahasiswa di Indonesia berani mengambil risiko dan keluar dari zona nyaman untuk meraih kesuksesan.
"Tidak ada kesuksesan tanpa keberanian mengambil risiko. Keluarlah dari zona nyaman, lakukan hal-hal sulit dan baru," ujar Nadiem di Kampus Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta, Senin.
Dalam Program Pengenalan Kampus bagi Mahasiswa Baru Unisa Yogyakarta Tahun Akademik 2023/2024, Nadiem berpesan agar para mahasiswa tidak sekadar sibuk belajar di kampus.
"Jangan cuma belajar di kampus saja namun terlibatlah dalam berbagai aktivitas yang mengasah kepemimpinan dan kepedulian terhadap lingkungan sosial," kata dia.
Lebih dari itu, menurut Nadiem, mereka juga harus mampu mengidentifikasi minat dan bakatnya sesuai dengan hati nurani.
"Kesuksesan harus didefinisikan kalian masing-masing. Jangan pakai kriteria orang lain nanti sengsara," tutur Menteri itu di hadapan para mahasiswa.
Untuk bisa mengasah ilmu yang didapat di kampus selama masa perkuliahan, Nadiem mengajak mahasiswa masuk ke platform Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sehingga bisa langsung memilih program yang diminati atau mencoba pembelajaran di luar prodi untuk melengkapi keahlian sesuai cita-cita.
"Kamu juga bisa proaktif datang ke prodi di kampus mengajukan gagasan program MBKM mandiri sesuai dengan kondisi kampus," kata Mendikbudristek kepada para mahasiswa Unisa.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendikbudristek minta mahasiswa keluar dari zona nyaman
"Tidak ada kesuksesan tanpa keberanian mengambil risiko. Keluarlah dari zona nyaman, lakukan hal-hal sulit dan baru," ujar Nadiem di Kampus Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta, Senin.
Dalam Program Pengenalan Kampus bagi Mahasiswa Baru Unisa Yogyakarta Tahun Akademik 2023/2024, Nadiem berpesan agar para mahasiswa tidak sekadar sibuk belajar di kampus.
"Jangan cuma belajar di kampus saja namun terlibatlah dalam berbagai aktivitas yang mengasah kepemimpinan dan kepedulian terhadap lingkungan sosial," kata dia.
Lebih dari itu, menurut Nadiem, mereka juga harus mampu mengidentifikasi minat dan bakatnya sesuai dengan hati nurani.
"Kesuksesan harus didefinisikan kalian masing-masing. Jangan pakai kriteria orang lain nanti sengsara," tutur Menteri itu di hadapan para mahasiswa.
Untuk bisa mengasah ilmu yang didapat di kampus selama masa perkuliahan, Nadiem mengajak mahasiswa masuk ke platform Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sehingga bisa langsung memilih program yang diminati atau mencoba pembelajaran di luar prodi untuk melengkapi keahlian sesuai cita-cita.
"Kamu juga bisa proaktif datang ke prodi di kampus mengajukan gagasan program MBKM mandiri sesuai dengan kondisi kampus," kata Mendikbudristek kepada para mahasiswa Unisa.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendikbudristek minta mahasiswa keluar dari zona nyaman
Pewarta : Luqman Hakim
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mendikbudristek sebut semangat 'Festival Kebangsaan' Unila selaras MBKM
21 November 2023 14:51 WIB, 2023
Elon Musk sebut penting bagi mahasiswa miliki rasa ingin tahu tinggi
14 November 2022 14:20 WIB, 2022
Mendikbudristek : Seleksi Mandiri PTN harus berdasarkan akademis, bukan komersial
10 September 2022 8:33 WIB, 2022
Nadiem sebut kurikulum Merdeka mampu kurangi dampak hilangnya pembelajaran
13 May 2022 8:56 WIB, 2022
Nadiem sebut Permendikbudristek PPKS penuhi hak pendidikan yang aman
12 November 2021 16:06 WIB, 2021
Terpopuler - Sekolah/Perguruan Tinggi
Lihat Juga
Disdik Lampung tingkatkan kemampuan akademik lalui pembiasaan soal berbasis HOTS
14 January 2026 20:21 WIB
Sekolah desa sebagai pusat peradaban, Dosen UM Kalianda lakukan pengabdian di Lampung Selatan
12 January 2026 14:50 WIB
Program FKUI kampus pertama peraih akreditasi internasional dari IAAHEH-INT
21 December 2025 10:11 WIB