Sambaran petir tewaskan tiga petani di Indramayu
Kamis, 4 Mei 2023 20:32 WIB
Petugas saat melihat kondisi korban tersambar petir di Indramayu, Jawa Barat, Kamis (4/5/2023). ANTARA/HO-Humas Polres Indramayu
Indramayu (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, Jawa Barat, menyatakan ada tiga orang petani meninggal dunia akibat tersambar petir, saat berada di areal persawahan.
"Kami menerima laporan dari masyarakat adanya tiga petani yang meninggal dunia akibat tersambar petir," kata Kapolsek Lelea Polres Indramayu AKP Sayadin di Indramayu, Kamis.
Menurutnya ketiga petani yang meninggal dunia tersebut masing-masing bernama Suradi (36), warga Desa Kiajaran, Kecamatan Lohbener, Anto Priyanto (22) Desa Cemara, Kecamatan Cantigi, dan Maksudi (26) Desa Sukadadi, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu.
Ia mengatakan dari informasi yang didapatkan, ketiga petani tersebut meninggal dunia setelah disambar petir pada Kamis sekitar puiul 11.00 WIB.
Saat kejadian ketiganya sedang memanen padi, kemudian turun hujan dan petir, sehingga ketiganya berinisiatif untuk berteduh terlebih dahulu.
"Namun nahas saat berjalan kaki menuju ke tempat yang teduh, petir menyambar ketiga korban," tuturnya.
Sedangkan untuk kejadiannya, lanjut Sayadin, terjadi di areal pesawahan blok Bedongol, Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu.
Ia menjelaskan pada saat kejadian ada beberapa petani lainnya yang sedang memanen padi, namun ketika akan berteduh memang ada jarak antara para saksi dan ketiga korban.
Sayadin menambahkan, para saksi juga sempat memberikan pertolongan terhadap para korban, namun para korban sudah tidak sadarkan diri kemudian dibawa ke Klinik Centra Medica Langut Indramayu.
"Namun sesampainya di klinik para korban dinyatakan sudah meninggal dunia," katanya.
"Kami menerima laporan dari masyarakat adanya tiga petani yang meninggal dunia akibat tersambar petir," kata Kapolsek Lelea Polres Indramayu AKP Sayadin di Indramayu, Kamis.
Menurutnya ketiga petani yang meninggal dunia tersebut masing-masing bernama Suradi (36), warga Desa Kiajaran, Kecamatan Lohbener, Anto Priyanto (22) Desa Cemara, Kecamatan Cantigi, dan Maksudi (26) Desa Sukadadi, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu.
Ia mengatakan dari informasi yang didapatkan, ketiga petani tersebut meninggal dunia setelah disambar petir pada Kamis sekitar puiul 11.00 WIB.
Saat kejadian ketiganya sedang memanen padi, kemudian turun hujan dan petir, sehingga ketiganya berinisiatif untuk berteduh terlebih dahulu.
"Namun nahas saat berjalan kaki menuju ke tempat yang teduh, petir menyambar ketiga korban," tuturnya.
Sedangkan untuk kejadiannya, lanjut Sayadin, terjadi di areal pesawahan blok Bedongol, Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu.
Ia menjelaskan pada saat kejadian ada beberapa petani lainnya yang sedang memanen padi, namun ketika akan berteduh memang ada jarak antara para saksi dan ketiga korban.
Sayadin menambahkan, para saksi juga sempat memberikan pertolongan terhadap para korban, namun para korban sudah tidak sadarkan diri kemudian dibawa ke Klinik Centra Medica Langut Indramayu.
"Namun sesampainya di klinik para korban dinyatakan sudah meninggal dunia," katanya.
Pewarta : Khaerul Izan
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dorong produktivitas petani, Wabup Lampung Timur serahkan bantuan alsintan
10 December 2025 16:58 WIB
Smart farming jadi solusi petani sejahtera di Desa Trimomukti Lampung Selatan
02 December 2025 16:56 WIB
Terpopuler - Seputar Daerah
Lihat Juga
Dompet Dhuafa, Indosat dan Tokopedia hadirkan sumur bor bagi penyintas banjir di Aceh
14 February 2026 9:55 WIB
Seratusan ikan keramat di Cigugur mati, Pemkab Kuningan selidiki penyebabnya
02 February 2026 16:07 WIB
Pewarta foto ANTARA rilis buku "Orang -Orang Bermata biru dari Minangkabau"
01 February 2026 11:46 WIB