
Dompet Dhuafa, Indosat dan Tokopedia hadirkan sumur bor bagi penyintas banjir di Aceh

Melalui pembangunan sumur bor ini, kami ingin memastikan masyarakat Aceh tidak hanya pulih dari bencana, tetapi juga memiliki fondasi yang kuat untuk kembali berdaya.
Aceh (ANTARA) - Dompet Dhuafa bersama Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan Tokopedia menghadirkan lima titik sumur bor yang dilengkapi fasilitas MCK di wilayah terdampak banjir Aceh untuk membantu masyarakat terdampak dalam memperoleh sarana kebutuhan dasar.
Peresmian Sumur Bor dan MCK ini berlangsung di salah satu lokasi, yaitu di kawasan Pasar Meurah Dua, Desa Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, Pidie jaya, Aceh, pada Kamis (12/2).
Pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari ikhtiar pemulihan pascabencana, khususnya untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat akan air bersih sekaligus mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi rakyat.
Tiga titik sumur bor berada di Kabupaten Aceh Utara, di antaranya Pasar Lhoksukon (Kec. Lhoksukon), Pasar Geudong (Kec. Samudera), dan Pasar Keude Bungkah (Kec. Muara Batu). Sementara dua lainnya berada di Kabupaten Pidie Jaya, yaitu di Pasar Kota Meureudu (Titik seremoni utama) dan Pasar Meurah Dua.
Hadir dalam prosesi peresmian ini, Wakil Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Herdiansah, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa, Rizky Fauzan, SO Digital Fundraising, Adi Kurniawan, Head of Public Policy & Government Relations, Tokopedia & TikTok E-Commerce Indonesia, Hilmi Adrianto, Head of Digital Goods Tokopedia, Desi Anggrayeni dan EVP-Head of Circle Sumatra, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), Agus Sulistio.
Kemudian, turut hadir SVP-Head of Digital Distribution Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), Mutia Murwanti, VP-Head of Digital Commerce Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), VP-Head of Bank & Financial Institution Channel Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), I Gusti Ngurah Bagus Putra Iswara, Kepala Dinas Koperasi UMKM Provinsi Aceh, Zulkifli, Asisten 1 Setdakab Pidie Jaya, Said Abdullah, Keuchik Meurah Dua, Hilmi, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, Herdiansah mengatakan bahwa akses air bersih merupakan kebutuhan fundamental yang tidak dapat ditunda, terutama bagi masyarakat yang tengah bangkit dari dampak bencana.
Dompet Dhuafa memandang bahwa air bersih sebagai kebutuhan utama yang menopang kehidupan, kesehatan, dan keberlangsungan ekonomi masyarakat.
"Melalui pembangunan sumur bor ini, kami ingin memastikan masyarakat Aceh tidak hanya pulih dari bencana, tetapi juga memiliki fondasi yang kuat untuk kembali berdaya. Kolaborasi lintas sektor menjadi penting agar dampak program dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan," ujar Herdiansah.
Penempatan sumur bor di area pasar dipilih berdasarkan kebutuhan langsung masyarakat di lapangan. Sebab pasar menjadi pusat aktivitas warga dan pelaku UMKM. Dengan air bersih, Dompet Dhuafa berharap lingkungan pasar menjadi lebih higienis, aktivitas ekonomi kembali bergerak, dan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih layak.
Agus Sulistio menyampaikan bahwa program ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam merespons kebutuhan masyarakat terdampak bencana. Program pembangunan sumur bor dan MCK ini merupakan bagian dari inisiatif sosial Langkah Baik di Aceh, yang menghimpun donasi publik melalui skema donasi digital terintegrasi pada pembelian pulsa dan paket data IM3 dan Tri di aplikasi Tokopedia.
"Inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen Indosat untuk senantiasa hadir bagi masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di Aceh. Melalui skema donasi digital yang terintegrasi dengan pembelian paket data IM3 dan Tri di aplikasi Tokopedia, kami mengajak pelanggan untuk tidak hanya menikmati layanan telekomunikasi, tetapi juga berkontribusi langsung dalam memberdayakan komunitas dan memulihkan infrastruktur vital di pasar-pasar rakyat Aceh," tuturnya.
Senada dengan itu, Hilmi Adrianto menekankan pentingnya peran platform digital dalam memperluas dampak sosial. Menurut dia, kolaborasi dengan IOH dan Dompet Dhuafa tidak hanya menghadirkan akses air bersih melalui pembangunan sumur bor, tetapi juga kami perkuat dengan dukungan terhadap UMKM terdampak bencana melalui program UMKM Bangkit.
"Inisiatif ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memperluas akses pasar, sekaligus memastikan penyaluran bantuan sosial berjalan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan di Aceh," jelas Hilmi.
Dukungan terhadap pemulihan UMKM juga mendapat apresiasi dari Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Maman Abdurrahman yang menilai akses terhadap infrastruktur dasar seperti air bersih sangat penting agar pelaku UMKM dapat kembali beraktivitas dan melayani masyarakat.
"Kami mengapresiasi kolaborasi ini yang tidak hanya menghadirkan bantuan sosial, tetapi juga secara nyata memperkuat ekosistem UMKM agar dapat bangkit, berdaya saing, dan tumbuh kembali di Aceh," ucap Maman, dalam sambutannya yang disampaikan oleh Zulkifli.
Melalui pembangunan sumur bor ini, Dompet Dhuafa berharap manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat, baik dari sisi kesehatan, lingkungan, maupun pemulihan ekonomi. Kolaborasi ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk merawat dan membangun kembali kehidupan masyarakat Aceh pascabencana.
Berita kerja sama
Pewarta : Muklasin
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
