Bandarlampung (ANTARA) - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Lampung menggencarkan promosi pariwisata lokal untuk menumbuhkan perekonomian daerah.

"Sejak pandemi COVID-19 terjadi beberapa tahun ini sektor pariwisata terpengaruh cukup dalam, begitu juga dengan agen travel pariwisata sempat terpuruk hingga tidak beroperasi. Namun saat ini telah mulai ada geliat dari sektor pariwisata terutama di Lampung," ujar Ketua Dewan Pimpinan Daerah ASITA Lampung Ahmad Al Akhran, di Bandarlampung, Selasa.
 
Ia mengatakan dengan adanya perbaikan keadaan dan mulai bergeliatnya sektor pariwisata, maka pihaknya akan kembali menggencarkan promosi wisata di daerah.
 
"Tercatat sejak akhir tahun hingga awal 2023 ada 3.000 an wisatawan yang datang ke sini. Jadi akan kembali digiatkan untuk promosi pariwisata agar lebih menarik minat wisatawan berwisata ke Lampung," katanya.
 
Dia menjelaskan salah satu upaya dalam meningkatkan kunjungan wisata di daerahnya, telah dilakukan kegiatan travel mart yang bertujuan mempertemukan agen perjalanan wisata dari berbagai provinsi dengan pelaku usaha pariwisata lokal Lampung.
 
"Kemarin telah mendatangkan 100 agen perjalanan yang berasal dari berbagai daerah, serta ada yang berasal dari luar negeri. Dengan tujuan membantu pemerintah dalam mempromosikan pariwisata Lampung," ucapnya.
 
Ia melanjutkan dalam kegiatan tersebut dilakukan skema business to business secara langsung antar pelaku usaha pariwisata, guna menentukan harga hingga paket perjalanan wisata untuk mempercepat geliat sektor pariwisata.
 
"Target wisatawan yang datang ke Lampung setelah ada kegiatan ini bisa meningkat hingga mencapai 10 ribu wisatawan. Lalu harapannya yang datang bukan hanya wisatawan perseorangan, namun bisa datang berkelompok," kata dia lagi.
 
Menurut dia, dengan ragam potensi alam serta budaya Lampung, maka pihaknya pun akan melakukan promosi wisata yang berfokus mengangkat kekayaan, dan keindahan potensi alam serta budaya lokal Lampung.
 
"Kita disini punya banyak tempat wisata seperti ragam wisata bahari, pegunungan, Taman Nasional Way Kambas, Gunung Krakatau. Dan beberapa telah masuk level internasional karena banyak turis dari luar negeri yang tertarik, sehingga nanti promosi serta pembentukan paket wisata akan berfokus ke potensi lokal yang ada," tambahnya.

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2024