Itera dan KNKT kerja sama bidang keselamatan transportasi
Kamis, 7 Oktober 2021 15:02 WIB
Rektor Itera Prof Mitra Djamal (kiri) dan Sementara itu Ketua KNKT, Dr. Soerjanto, (kanan) saat menandatangani kerjasama dalam bidang transportasi. Kamis, (7/10/2021). (ANTARA/Ho-Humas Itera)
Bandarlampung (ANTARA) - Institut Teknologi Sumatera (Itera) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sepakat melakukan kerja sama di bidang pengembangan dan pengkajian keselamatan transportasi di Indonesia.
"Kerja sama dengan KNKT ini merupakan bagian dari peran Itera sebagai institut teknologi di Indonesia dalam mewujudkan program Tri Dharma Perguruan Tinggi," kata Rektor Itera Prof Mitra Djamal, di Bandarlampung, Kamis.
Menurutnya dengan melakukan kerja sama dengan berbagai instansi, mahasiswa Itera dapat melakukan pelatihan serta peningkatan kompetensi melalui program magang, salah satunya yang diadakan oleh KNKT.
"Melalui kerja sama ini memungkinkan mahasiswa Itera mendapatkan pengalaman yang dibutuhkan di dunia kerja, serta menjadi satu upaya kami untuk berkontribusi di tingkat nasional,” ujarnya.
Ia pun mengatakan bahwa melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang saat ini dilaksanakan oleh Itera, interaksi antara instansi pendidikan dan instansi pemerintah maupun industri dapat diwujudkan.
"Sehingga dengan kerja sama ini pula, Itera dapat mengirimkan tenaga dosen dengan berbagai kepakaran untuk berkontribusi kepada KNKT, seperti pemberian scientific solution atau kajian saintis terkait dengan permasalahan transportasi yang dihadapi oleh masyarakat," kata dia.
Sementara itu Ketua KNKT, Dr Soerjanto menyampaikan bahwa dengan adanya kerja sama tersebut diharapkan dapat tercipta solusi dari berbagai permasalahan di bidang transportasi yang ada, misalnya terkait dengan bahan yang digunakan pada bantalan rel kereta api.
Selain itu, lanjut dia, KNKT juga telah banyak menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia dalam upaya mencapai sinergitas yang baik sehingga ilmu yang diajarkan merupakan ilmu yang relevan dengan kondisi masyarakat serta perkembangan teknologi saat ini.
“Sekarang dibutuhkan moda transportasi yang aman, dan sehat serta dapat membantu menekan penyebaran COVID-19, ini merupakan tantangan bagi dosen dan mahasiswa Itera untuk dapat diwujudkan,” kata dia.
Ia pun menuturkan bahwa KNKT senantiasa menyambut baik kehadiran sumber daya manusia (SDM) dari perguruan tinggi untuk melakukan penelitian terhadap topik tertentu yang membutuhkan analisa secara ilmiah.
"Kerja sama dengan KNKT ini merupakan bagian dari peran Itera sebagai institut teknologi di Indonesia dalam mewujudkan program Tri Dharma Perguruan Tinggi," kata Rektor Itera Prof Mitra Djamal, di Bandarlampung, Kamis.
Menurutnya dengan melakukan kerja sama dengan berbagai instansi, mahasiswa Itera dapat melakukan pelatihan serta peningkatan kompetensi melalui program magang, salah satunya yang diadakan oleh KNKT.
"Melalui kerja sama ini memungkinkan mahasiswa Itera mendapatkan pengalaman yang dibutuhkan di dunia kerja, serta menjadi satu upaya kami untuk berkontribusi di tingkat nasional,” ujarnya.
Ia pun mengatakan bahwa melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang saat ini dilaksanakan oleh Itera, interaksi antara instansi pendidikan dan instansi pemerintah maupun industri dapat diwujudkan.
"Sehingga dengan kerja sama ini pula, Itera dapat mengirimkan tenaga dosen dengan berbagai kepakaran untuk berkontribusi kepada KNKT, seperti pemberian scientific solution atau kajian saintis terkait dengan permasalahan transportasi yang dihadapi oleh masyarakat," kata dia.
Sementara itu Ketua KNKT, Dr Soerjanto menyampaikan bahwa dengan adanya kerja sama tersebut diharapkan dapat tercipta solusi dari berbagai permasalahan di bidang transportasi yang ada, misalnya terkait dengan bahan yang digunakan pada bantalan rel kereta api.
Selain itu, lanjut dia, KNKT juga telah banyak menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia dalam upaya mencapai sinergitas yang baik sehingga ilmu yang diajarkan merupakan ilmu yang relevan dengan kondisi masyarakat serta perkembangan teknologi saat ini.
“Sekarang dibutuhkan moda transportasi yang aman, dan sehat serta dapat membantu menekan penyebaran COVID-19, ini merupakan tantangan bagi dosen dan mahasiswa Itera untuk dapat diwujudkan,” kata dia.
Ia pun menuturkan bahwa KNKT senantiasa menyambut baik kehadiran sumber daya manusia (SDM) dari perguruan tinggi untuk melakukan penelitian terhadap topik tertentu yang membutuhkan analisa secara ilmiah.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KNKT bentuk tim investigasi penyebab kecelakaan kereta api di Bandung
05 January 2024 13:09 WIB, 2024
KNKT begins investigation Sriwijaya Bus accident into river near Pagaralam
28 December 2019 8:04 WIB, 2019
Pilot yang satu tetap terbang, yang satu lainnya mencari prosedur di buku manual
30 October 2019 8:08 WIB, 2019
KNKT ungkap miskalibrasi sensor "angle of attack" (AoA) Boeing Max 8
25 October 2019 23:12 WIB, 2019
Terpopuler - Sekolah/Perguruan Tinggi
Lihat Juga
Disdik Lampung tingkatkan kemampuan akademik lalui pembiasaan soal berbasis HOTS
14 January 2026 20:21 WIB
Sekolah desa sebagai pusat peradaban, Dosen UM Kalianda lakukan pengabdian di Lampung Selatan
12 January 2026 14:50 WIB
Program FKUI kampus pertama peraih akreditasi internasional dari IAAHEH-INT
21 December 2025 10:11 WIB