Pemprov usulkan penambahan 50 tenaga kesehatan di RSUAM
Sabtu, 14 November 2020 12:47 WIB
Sekretaris Darah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto saat memberikan keterangan. (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)
Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Lampung mengusulkan penambahan 50 tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM) sebagai upaya menanggulangi bertambahnya pasien COVID-19.
"Kemarin kami sempat berdiskusi dengan rumah sakit dan ada informasi kalau kasus meningkat. Oleh karena itu, kita mengambil langkah untuk menambah ruangan dan tenaga kesehatan," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, di Bandarlampung, Sabtu.
Ia mengatakan bahwa penambahan ruangan isolasi akan dilakukan di sejumlah rumah sakit, sedangkan penambahan tenaga kesehatan diperuntukkan bagi Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek dengan jumlah usulan sebanyak 50 tenaga kesehatan.
"Kita usulkan 50 orang tenaga baru sebab kita butuh tenaga kesehatan terutama paling banyak dibutuhkan ialah tenaga perawat, namun kita akan terus pantau untuk jumlah yang dibutuhkan" ucapnya.
Ia menjelaskan usulan tenaga kesehatan baru tersebut diperuntukkan untuk pegawai yang memiliki kapabilitas, keterampilan di bidang kesehatan dan komitmen untuk merawat pasien COVID-19.
"Dalam situasi seperti ini pelayanan rumah sakit tidak boleh menurun, dan kita upayakan untuk menambah tempat tidur, peralatan medis dan tenaga kesehatan untuk menangani adanya penambahan kasus," ujarnya lagi.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung jumlah tenaga kesehatan yang terdapat di Rumah Sakit Abdul Moeloek sebagai rumah sakit rujukan utama bagi pasien COVID-19 yakni dokter umum 50 orang, dan spesialis penyakit dalam 9 orang.
Spesialis anak 5 orang, spesialis radiologi 4 orang, spesialis paru 4 orang, patologi klinik 3 orang, tenaga keperawatan 545 orang, analisa kesehatan 39 orang, radiografer 18 orang, kesling 4, tenaga pemulasaran jenazah 5 orang.
"Kemarin kami sempat berdiskusi dengan rumah sakit dan ada informasi kalau kasus meningkat. Oleh karena itu, kita mengambil langkah untuk menambah ruangan dan tenaga kesehatan," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, di Bandarlampung, Sabtu.
Ia mengatakan bahwa penambahan ruangan isolasi akan dilakukan di sejumlah rumah sakit, sedangkan penambahan tenaga kesehatan diperuntukkan bagi Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek dengan jumlah usulan sebanyak 50 tenaga kesehatan.
"Kita usulkan 50 orang tenaga baru sebab kita butuh tenaga kesehatan terutama paling banyak dibutuhkan ialah tenaga perawat, namun kita akan terus pantau untuk jumlah yang dibutuhkan" ucapnya.
Ia menjelaskan usulan tenaga kesehatan baru tersebut diperuntukkan untuk pegawai yang memiliki kapabilitas, keterampilan di bidang kesehatan dan komitmen untuk merawat pasien COVID-19.
"Dalam situasi seperti ini pelayanan rumah sakit tidak boleh menurun, dan kita upayakan untuk menambah tempat tidur, peralatan medis dan tenaga kesehatan untuk menangani adanya penambahan kasus," ujarnya lagi.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung jumlah tenaga kesehatan yang terdapat di Rumah Sakit Abdul Moeloek sebagai rumah sakit rujukan utama bagi pasien COVID-19 yakni dokter umum 50 orang, dan spesialis penyakit dalam 9 orang.
Spesialis anak 5 orang, spesialis radiologi 4 orang, spesialis paru 4 orang, patologi klinik 3 orang, tenaga keperawatan 545 orang, analisa kesehatan 39 orang, radiografer 18 orang, kesling 4, tenaga pemulasaran jenazah 5 orang.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wagub Lampung sebut Desa Industri dapat diintergrasikan dengan Desaku Maju
30 January 2026 20:01 WIB
Perpustakaan Masjid Agung Kalianda disiapkan jadi pusat literasi masyarakat
30 January 2026 18:40 WIB
Terpopuler - Pemprov Lampung
Lihat Juga
Wagub Lampung sebut Desa Industri dapat diintergrasikan dengan Desaku Maju
30 January 2026 20:01 WIB
Pemprov Lampung dukung penguatan kelembagaan konservasi untuk atasi masalah
29 January 2026 18:26 WIB
Pemprov Lampung angkat guru honor jadi PPPK untuk tingkatkan kesejahteraan
26 January 2026 15:58 WIB