Harga getah karet di Ogan Komering Ulu anjlok
Minggu, 5 April 2020 11:09 WIB
Petani karet mengeluhkan harga jual getah anjlok menjadi Rp4.500/Kg. (Antara/HO)
Baturaja (ANTARA) - Harga getah karet di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, anjlok di tengah wabah virus Corona atau COVID-19 yaitu menjadi Rp4.500 per kilogram (Kg) atau turun dibandingkan sebelumnya yang masih mencapai Rp7.000/Kg.
"Saat ini harga getah karet mingguan anjlok menjadi Rp4.500/Kg," kata Abas salah seorang petani karet di Kecamatan Peninjauan, Ogan Komering Ulu (OKU), Minggu.
Dia mengemukakan, penurunan harga jual getah karet bersih tersebut terjadi sejak beberapa pekan terakhir di saat masyarakat sedang kesulitan ekonomi di tengah mewabahnya virus Corona di berbagai daerah termasuk di Kabupaten OKU.
Menurut dia, penurunan harga tersebut berdampak pada bertambah sulitnya perekonomian masyarakat khususnya para petani karet di wilayah setempat.
"Belum lagi ditambah cuaca yang tidak menentu membuat hasil sadapan karet menurun drastis hingga membuat petani kesulitan ekonomi," katanya.
Hal senada dikatakan Novi petani karet lainnya menambahkan selain harga anjlok, untuk menjual getah karet saat ini juga sulit karena nyaris tidak ada tengkulak yang mau menampung hasil bumi tersebut.
Menurut Novi, hal tersebut disebabkan perusahaan tempat penampungan getah karet hasil sadapan petani di Palembang tutup akibat COVID-19.
"Kalaupun ada tengkulak yang membeli getah karet dengan harga murah hanya sekitar Rp4.500 per kilogram," ujarnya.
Sementara itu, menurut Pardi salah seorang tengkulak di wilayah setempat mengaku terpaksa tidak lagi membeli getah karet sejak 21 Maret 2020 karena pabrik karet yang terletak di Palembang tutup akibat COVID-19.
"Pada 21 Maret lalu pihak pabrik telah mengeluarkan surat edaran kalau pabrik mereka tutup. Tentu saya bingung mau dijual kemana getah karet tersebut sehingga terpaksa tidak membeli dari petani," ujar dia.
"Saat ini harga getah karet mingguan anjlok menjadi Rp4.500/Kg," kata Abas salah seorang petani karet di Kecamatan Peninjauan, Ogan Komering Ulu (OKU), Minggu.
Dia mengemukakan, penurunan harga jual getah karet bersih tersebut terjadi sejak beberapa pekan terakhir di saat masyarakat sedang kesulitan ekonomi di tengah mewabahnya virus Corona di berbagai daerah termasuk di Kabupaten OKU.
Menurut dia, penurunan harga tersebut berdampak pada bertambah sulitnya perekonomian masyarakat khususnya para petani karet di wilayah setempat.
"Belum lagi ditambah cuaca yang tidak menentu membuat hasil sadapan karet menurun drastis hingga membuat petani kesulitan ekonomi," katanya.
Hal senada dikatakan Novi petani karet lainnya menambahkan selain harga anjlok, untuk menjual getah karet saat ini juga sulit karena nyaris tidak ada tengkulak yang mau menampung hasil bumi tersebut.
Menurut Novi, hal tersebut disebabkan perusahaan tempat penampungan getah karet hasil sadapan petani di Palembang tutup akibat COVID-19.
"Kalaupun ada tengkulak yang membeli getah karet dengan harga murah hanya sekitar Rp4.500 per kilogram," ujarnya.
Sementara itu, menurut Pardi salah seorang tengkulak di wilayah setempat mengaku terpaksa tidak lagi membeli getah karet sejak 21 Maret 2020 karena pabrik karet yang terletak di Palembang tutup akibat COVID-19.
"Pada 21 Maret lalu pihak pabrik telah mengeluarkan surat edaran kalau pabrik mereka tutup. Tentu saya bingung mau dijual kemana getah karet tersebut sehingga terpaksa tidak membeli dari petani," ujar dia.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Berikut ekonomi sepekan, anggaran IKN Rp43,4 triliun hingga pagar laut 30 km
12 January 2025 10:27 WIB, 2025
PTPN I Regional 7: Peningkatan mutu produk telah tingkatkan kinerja pabrik
26 June 2024 14:56 WIB, 2024
PLN EPI-RAE kerja sama pengadaan biomassa batang singkong-karet di Lampung
18 May 2024 8:05 WIB, 2024
Terpopuler - Komoditas
Lihat Juga
Promo bulan Ramadhan, PLN beri diskon tambah daya hingga 5.500 VA hanya Rp200 ribu
23 March 2023 10:04 WIB, 2023
Kementan gulirkan PSR untuk tingkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit
16 March 2023 20:22 WIB, 2023
Pertamina gandeng Grab hadirkan layanan pesan antar BrightGas melalui GrabMart
16 March 2023 15:37 WIB, 2023
Pupuk Indonesia salurkan 1,42 juta ton pupuk bersubsidi dari Januari hingga Maret
09 March 2023 22:32 WIB, 2023
Pertamina apresiasi masyarakat Lampung dukung penyaluran BBM tepat sasaran
09 March 2023 17:20 WIB, 2023