Ahli : virus corona mungkin bertahan dalam waktu lama
Senin, 24 Februari 2020 8:12 WIB
Personel TNI Angkatan Laut merapikan tempat tidur di kapal rumah sakit KRI dr Soeharso di Dermaga Madura, Komando Armada II Surabaya, Jawa Timur, Kamis (20/2/2020). Pemerintah telah menyiapkan beberapa opsi untuk menjemput 74 WNI yang menjadi kru Kapal Pesiar Diamond Princess di Jepang, dengan salah satu pilihannya menggunakan KRI dr Soeharso. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/aww.
Bandarlampung (ANTARA) - Adalah mungkin bahwa virus corona novel (COVID-19) bisa bertahan untuk suatu waktu yang lebih lama seperti flu, kata seorang ahli pernafasan China.
PAda 2003, SARS menghilang secepat kemunculannya.
Apakah COVID-19 berbeda ?
Dalam suatu wawancara dengan China Central Television pada Rabu malam lalu, Wang Chen, wakil presiden "Chinese Academy of Engineering" mengatakan bahwa sejak SARS memiliki transmissibility dan patogenesis, menjadi sulit bagi virus untuk bertahan hidup dan tetap menyebar ke manusia.
Akan tetapi, ada kemungkinan COVID-19 bisa bertahan lebih lama seperti influenza, katanya.
"Kita mesti siap untuk hal itu," katanya sebagaimana dikutip dari Xinhua.
PAda 2003, SARS menghilang secepat kemunculannya.
Apakah COVID-19 berbeda ?
Dalam suatu wawancara dengan China Central Television pada Rabu malam lalu, Wang Chen, wakil presiden "Chinese Academy of Engineering" mengatakan bahwa sejak SARS memiliki transmissibility dan patogenesis, menjadi sulit bagi virus untuk bertahan hidup dan tetap menyebar ke manusia.
Akan tetapi, ada kemungkinan COVID-19 bisa bertahan lebih lama seperti influenza, katanya.
"Kita mesti siap untuk hal itu," katanya sebagaimana dikutip dari Xinhua.
Pewarta : Samino/Hisar Sitanggang
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinkes Tanggamus lakukan sosialisasi kewaspadaan dini untuk cegah HMPV
15 January 2025 21:38 WIB, 2025
Sebanyak 124 hewan penular rabies di Lampung Selatan telah divaksin
19 September 2024 20:36 WIB, 2024
400 lebih kerbau di OKI Sumsel mati mendadak diduga terjangkit virus SE
17 April 2024 6:25 WIB, 2024
Pakar minta masyarakat jangan anggap enteng ancaman virus meski COVID-19 telah reda
14 October 2023 20:31 WIB, 2023