Pasokan udang laut melimpah meski cuaca buruk
Selasa, 30 Juli 2019 13:27 WIB
Pasokan udang segar tangkapan nelayan di pelelangan ikan Desa Muara Gading Mas, Labuhan Maringgai, Lampung Timur, Selasa (30/07/2019). ANTARA/Ruth Intan.
Lampung Timur (ANTARA) - Sejumlah nelayan merasa bersyukur di tengah musim kemarau dan angin kencang, ternyata tangkapan udang berlimpah di Desa Muara Gading Mas, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur.
"Kita bersyukur meskipun angin kencang, kemarau, kita masih diberi tangkapan udang yang melimpah," kata Teguh salah seorang nelayan di Desa Muara Gading Mas, Selasa.
Menurutnya, tangkapan udang laut pada musim angin dan kemarau seperti saat ini cukup banyak, sehingga dapat membantu para nelayan mendapatkan pemasukan karena terkadang nelayan kesulitan mendapatkan ikan laut di musim berangin.
Di tengah kondisi cuaca buruk seperti saat ini, udang laut menjadi salah satu primadona tangkapan bagi sejumlah nelayan agar dapat menyambung kehidupan.
"Udang menjadi salah satu tangkapan yang dicari nelayan disini sebagai alternatif pengganti ikan saat angin kencang seperti sekarang," kata Teguh.
Tangkapan udang laut yang berlimpah membuat harga udang laut stabil, dan mampu memenuhi permintaan pasar yang sebagian besar perajin terasi udang asli.
Seperti yang diungkapkan oleh Rosidah salah seorang penerima udang segar di pelelangan ikan Muara Gading Mas.
"Udang saat ini lumayan banyak, pasokan udang segar dari nelayan terus berdatangan. Harga per kilogram untuk udang segar ukuran kecil Rp 15.000/kg, sedangkan ukuran sedang Rp 25.000/kg, harga tetap stabil untuk saat ini", ujar Rosidah.
Bagi Rosidah, pasokan udang segar yang berlimpah dan datang langsung dari kapal nelayan, mampu mencukupi permintaan pasar yang rata-rata merupakan perajin terasi udang beserta masyarakat umum meski dilanda cuaca buruk beberapa hari belakangan ini.
Baca juga: Pasokan rajungan segar di Lampung terkendala cuaca buruk
Baca juga: Harga rajungan di Lampung Timur stabil
Baca juga: Pemprov Lampung akan bantu atasi persoalan nelayan rajungan
"Kita bersyukur meskipun angin kencang, kemarau, kita masih diberi tangkapan udang yang melimpah," kata Teguh salah seorang nelayan di Desa Muara Gading Mas, Selasa.
Menurutnya, tangkapan udang laut pada musim angin dan kemarau seperti saat ini cukup banyak, sehingga dapat membantu para nelayan mendapatkan pemasukan karena terkadang nelayan kesulitan mendapatkan ikan laut di musim berangin.
Di tengah kondisi cuaca buruk seperti saat ini, udang laut menjadi salah satu primadona tangkapan bagi sejumlah nelayan agar dapat menyambung kehidupan.
"Udang menjadi salah satu tangkapan yang dicari nelayan disini sebagai alternatif pengganti ikan saat angin kencang seperti sekarang," kata Teguh.
Tangkapan udang laut yang berlimpah membuat harga udang laut stabil, dan mampu memenuhi permintaan pasar yang sebagian besar perajin terasi udang asli.
Seperti yang diungkapkan oleh Rosidah salah seorang penerima udang segar di pelelangan ikan Muara Gading Mas.
"Udang saat ini lumayan banyak, pasokan udang segar dari nelayan terus berdatangan. Harga per kilogram untuk udang segar ukuran kecil Rp 15.000/kg, sedangkan ukuran sedang Rp 25.000/kg, harga tetap stabil untuk saat ini", ujar Rosidah.
Bagi Rosidah, pasokan udang segar yang berlimpah dan datang langsung dari kapal nelayan, mampu mencukupi permintaan pasar yang rata-rata merupakan perajin terasi udang beserta masyarakat umum meski dilanda cuaca buruk beberapa hari belakangan ini.
Baca juga: Pasokan rajungan segar di Lampung terkendala cuaca buruk
Baca juga: Harga rajungan di Lampung Timur stabil
Baca juga: Pemprov Lampung akan bantu atasi persoalan nelayan rajungan
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Telkomsel hadirkan paket Seru WFH Simpati dengan kuota besar dan harga terjangkau
05 May 2026 12:46 WIB
Terpopuler - Komoditas
Lihat Juga
Promo bulan Ramadhan, PLN beri diskon tambah daya hingga 5.500 VA hanya Rp200 ribu
23 March 2023 10:04 WIB, 2023
Kementan gulirkan PSR untuk tingkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit
16 March 2023 20:22 WIB, 2023
Pertamina gandeng Grab hadirkan layanan pesan antar BrightGas melalui GrabMart
16 March 2023 15:37 WIB, 2023
Pupuk Indonesia salurkan 1,42 juta ton pupuk bersubsidi dari Januari hingga Maret
09 March 2023 22:32 WIB, 2023
Pertamina apresiasi masyarakat Lampung dukung penyaluran BBM tepat sasaran
09 March 2023 17:20 WIB, 2023