Prajurit TNI kerja bakti cat gedung gereja
Rabu, 26 Juni 2019 4:51 WIB
Personel Yonif 328/DGH sedang mengecat Gereja Bunda Maria di Kampung Koya Koso, Kota Jayapura, Papua. (Dokumen Yonif PR 328/DGH)
Jayapura (ANTARA) - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonif PR 328/Dirgahayu menggelar kerja bakti mengecat dinding Gereja Bunda Maria di Kampung Koya Koso, Kota Jayapura, Papua.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif PR 328/Dirgahayu (DGH) Mayor Inf Erwin Iswari ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Selasa, mengatakan personel Satgas selain bertugas menjaga wilayah perbatasan juga tetap terlibat dalam setiap kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
"Kegiatan itu kami melibatkan masyarakat untuk membangun kebersamaan dan keharmonisan antara masyarakat dan personel Satgas khususnya jemaat Gereja Bunda Maria,” ujarnya.
Menurut dia, pelaksanaan pengecetan gedung gereja itu dilakukan oleh personel Pos Koya Koso bersama-sama dengan warga setempat.
"Kami mengajak warga juga untuk menumbuhkan kesadaran untuk sama-sama merawat tempat-tempat fasilitas umum tidak hanya gereja saja, tetapi semua fasilitas kampung yang sangat jarang mendapatkan perawatan dan perhatian dari warga,” kata Erwin.
Sementara itu, Tokoh Agama Gereja Bunda Maria Kampung Koya Koso, Stefanus menyampaikan rasa terima kasihnya kepada personel Satgas 328/DGH.
"Tentu kami sangat berterima kasih dengan bapak TNI, khusunya dari Satgas yang telah membantu dan memberikan tenaganya dan perduli terhadap Gereja Bunda Maria Kampung Koya Koso ini, sehingga gereja kami lebih cantik dan lebih indah," katanya.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif PR 328/Dirgahayu (DGH) Mayor Inf Erwin Iswari ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Selasa, mengatakan personel Satgas selain bertugas menjaga wilayah perbatasan juga tetap terlibat dalam setiap kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
"Kegiatan itu kami melibatkan masyarakat untuk membangun kebersamaan dan keharmonisan antara masyarakat dan personel Satgas khususnya jemaat Gereja Bunda Maria,” ujarnya.
Menurut dia, pelaksanaan pengecetan gedung gereja itu dilakukan oleh personel Pos Koya Koso bersama-sama dengan warga setempat.
"Kami mengajak warga juga untuk menumbuhkan kesadaran untuk sama-sama merawat tempat-tempat fasilitas umum tidak hanya gereja saja, tetapi semua fasilitas kampung yang sangat jarang mendapatkan perawatan dan perhatian dari warga,” kata Erwin.
Sementara itu, Tokoh Agama Gereja Bunda Maria Kampung Koya Koso, Stefanus menyampaikan rasa terima kasihnya kepada personel Satgas 328/DGH.
"Tentu kami sangat berterima kasih dengan bapak TNI, khusunya dari Satgas yang telah membantu dan memberikan tenaganya dan perduli terhadap Gereja Bunda Maria Kampung Koya Koso ini, sehingga gereja kami lebih cantik dan lebih indah," katanya.
Pewarta : Alfian Rumagit
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Tanggamus dan Rainforest Alliance bagikan bibit kopi untuk pemulihan lingkungan
28 January 2026 15:16 WIB
Kodam XXI/Radin Inten gelar salat gaib untuk doakan korban longsor Cisarua
27 January 2026 18:35 WIB
Pemprov Lampung minta perusahaan terapkan SOP secara ketat kurangi kecelakaan kerja
26 January 2026 14:57 WIB
Kodam XXI terjunkan prajurit redam konflik gajah dan warga di Lampung Timur
26 January 2026 11:11 WIB
Terpopuler - Seni dan Budaya
Lihat Juga
Pelukis Lampung pun diundang Taman Budaya Kalsel pameran lukis bertaraf nasional
05 August 2022 9:32 WIB, 2022
Badan Pengelola Keuangan Haji dan Dompet Dhuafa salurkan ratusan ekor hewan kurban
17 July 2022 21:29 WIB, 2022