Mensos Sampaikan Duka Mantan Dirut ANTARA Meninggal
Senin, 16 Oktober 2017 15:50 WIB
Menteri Sosial Kofifah Indar Parawansa. (antaranews)
Jakarta (ANTARA Lampung) - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka cita atas meninggalnya mantan Direktur Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Saiful Hadi Chalid.
"Saya turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kepergian beliau. Semoga khusnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan," ujar Khofifah dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin.
Putra tokoh besar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Idham Chalid tersebut meninggal dunia pada Minggu (15/10) pukul 21.30 WIB, karena serangan jantung.
Sebelum meninggal, pria yang menjabat sebagai Dirut Antara pada periode tahun 2012 sampai 2016 itu sempat mengeluhkan sesak nafas dan dirawat di ruang ICU RS Siloam Jakarta.
"Saya teringat pada awal saya di Kementerian Sosial, saya langsung berkoordinasi intensif dengan beliau. Pada waktu itu posisi beliau sebagai Wakil Ketua Umum Hari Kesetiakawanan Sosial (HKSN) yang digelar Kemensos," kenang Khofifah.
Dalam pandangan Khofifah, Saiful adalah sosok yang sangat mencintai profesinya. Saat awal menjadi menteri, Khofifah mengaku diundang berkunjung ke Kantor Berita Antara dan dikenalkan berbagai inovasi yang tengah dilakukan kantor berita milik Indonesia itu.
"Saya menjalin silaturahmi ke berbagai media termasuk ke Antara. Sambutan beliau sangat hangat. Saya diajak melihat Biro Foto Antara dan studio TV Antara," ujar Mensos.
Bagi Khofifah, sosok Saiful sangat dikenalnya sebab ayahanda almarhum merupakan Tokoh Besar NU dan seorang Pahlawan Nasional.
"Saya mendengar beliau gagal ginjal sejak selesai tugas sebagai Dirut Antara. Beliau rutin berobat baik di dalam maupun di luar negeri. Semangatnya untuk sembuh luar biasa," tambahnya.
Jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan Darul Ma'arif nomor 45 F, Senin (16/10). Selanjutnya dimakamkan di komplek pemakaman keluarga K.H Idham Khalid, Cisarua, Bogor usai shalat Dzuhur.
Saiful Hadi lahir di Jakarta pada 14 September 1958 dengan nama lengkap Mohammad Saiful Hadi. Ia meninggalkan seorang istri, satu putra dan dua putri.
Anak ke-2 Saiful, Sahira Rianti dinikahkan di samping jenazah sesuai amanat dari almarhum sebelum meninggal dunia.
(ANTARA)
"Saya turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kepergian beliau. Semoga khusnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan," ujar Khofifah dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin.
Putra tokoh besar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Idham Chalid tersebut meninggal dunia pada Minggu (15/10) pukul 21.30 WIB, karena serangan jantung.
Sebelum meninggal, pria yang menjabat sebagai Dirut Antara pada periode tahun 2012 sampai 2016 itu sempat mengeluhkan sesak nafas dan dirawat di ruang ICU RS Siloam Jakarta.
"Saya teringat pada awal saya di Kementerian Sosial, saya langsung berkoordinasi intensif dengan beliau. Pada waktu itu posisi beliau sebagai Wakil Ketua Umum Hari Kesetiakawanan Sosial (HKSN) yang digelar Kemensos," kenang Khofifah.
Dalam pandangan Khofifah, Saiful adalah sosok yang sangat mencintai profesinya. Saat awal menjadi menteri, Khofifah mengaku diundang berkunjung ke Kantor Berita Antara dan dikenalkan berbagai inovasi yang tengah dilakukan kantor berita milik Indonesia itu.
"Saya menjalin silaturahmi ke berbagai media termasuk ke Antara. Sambutan beliau sangat hangat. Saya diajak melihat Biro Foto Antara dan studio TV Antara," ujar Mensos.
Bagi Khofifah, sosok Saiful sangat dikenalnya sebab ayahanda almarhum merupakan Tokoh Besar NU dan seorang Pahlawan Nasional.
"Saya mendengar beliau gagal ginjal sejak selesai tugas sebagai Dirut Antara. Beliau rutin berobat baik di dalam maupun di luar negeri. Semangatnya untuk sembuh luar biasa," tambahnya.
Jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan Darul Ma'arif nomor 45 F, Senin (16/10). Selanjutnya dimakamkan di komplek pemakaman keluarga K.H Idham Khalid, Cisarua, Bogor usai shalat Dzuhur.
Saiful Hadi lahir di Jakarta pada 14 September 1958 dengan nama lengkap Mohammad Saiful Hadi. Ia meninggalkan seorang istri, satu putra dan dua putri.
Anak ke-2 Saiful, Sahira Rianti dinikahkan di samping jenazah sesuai amanat dari almarhum sebelum meninggal dunia.
(ANTARA)
Pewarta : Desi Purnamawati
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Lampung perkuat peran pendamping sosial PKH tingkatkan kesejahteraan
15 January 2026 19:04 WIB
Menteri Imipas pastikan hasil panen raya dimanfaatkan untuk kegiatan sosial
15 January 2026 16:42 WIB
Perokris PLN Lampung gelar ibadah dan bakti sosial di Wisma Kasih Sejati Metro
13 January 2026 19:10 WIB
Natal Oikoumene Lampung 2025 jadi momentum perkuat keluarga dan kepedulian sosial
06 January 2026 17:22 WIB
Kanwil Ditjenpas dan Pemprov Lampung jalin sinergi pelaksanaan pidana kerja sosial
25 December 2025 11:38 WIB
Dinsos Lampung sebut pilar sosial edukasi warga gotong royong cegah bencana
23 December 2025 19:39 WIB
Telkomsel percepat pemulihan jaringan dan salurkan bantuan sosial untuk warga Aceh Tamiang
12 December 2025 14:40 WIB