Produksi Padi Metro Capai 43.000 Ton
Sabtu, 31 Desember 2016 22:17 WIB
Wali Kota Metro saat meninjau lahan sawah (FOTO: ANTARA Lampung/ist)
Metro, Lampung (ANTARA Lampung) - Produksi padi di Kota Metro Provinsi Lampung pada 2016 mencapai 43.000 ton atau naik hampir 100 persen dibandingkan tahun lalu.
"Keberhasilan petani menaikkan produksi karena mereka menerapkan teknologi hingga panen bisa mencapai tiga kali. Selain itu juga peran penyuluh lapangan baik dari pegaeai negeri sipil maupun penyuluh mandiri," kata Wali Kota Metro, Ahmad Pairin, di Kota Metro, Sabtu.
Ia mengatakan luas sawah di Kota Metro mencapai 2.985 hektare dengan tiga kali panen dalam setahun, dengan produksi mencapai 43.000 ton.
Saat ini, lanjutnya, Kota Metro menjadi salah satu sentra tanaman padi di Provinsi Lampung selain Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Tanggamus.
"Kota Metro juga surplus beras hingga mencapai 200 ton pada tahun ini," ujarnya.
Mantan Bupati Lampung Tengah itu mengatakan bahwa untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi di Kota Metro perlu dilakukan beberapa hal seperti pembuatan embung untuk menampung air, perbaikan irigasi, serta mekanisasi pertanian seperti penggunaan alat mesin pertanian.
"Karena itu, kami meminta Menteri Pertanian untuk membantu Kota Metro terkait persoalan tersebut agar kedaulatan pangan di Lampung dapat terwujud," jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan panen raya padi gadu di Desa Margorejo, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro, Jumat (30/12).
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan berkesempatan menaiki traktor untuk memanen padi di areal persawahan setempat.
Menteri juga memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada petani setempat guna meningkatkan produksi padi daerah setempat.(Ant)
"Keberhasilan petani menaikkan produksi karena mereka menerapkan teknologi hingga panen bisa mencapai tiga kali. Selain itu juga peran penyuluh lapangan baik dari pegaeai negeri sipil maupun penyuluh mandiri," kata Wali Kota Metro, Ahmad Pairin, di Kota Metro, Sabtu.
Ia mengatakan luas sawah di Kota Metro mencapai 2.985 hektare dengan tiga kali panen dalam setahun, dengan produksi mencapai 43.000 ton.
Saat ini, lanjutnya, Kota Metro menjadi salah satu sentra tanaman padi di Provinsi Lampung selain Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Tanggamus.
"Kota Metro juga surplus beras hingga mencapai 200 ton pada tahun ini," ujarnya.
Mantan Bupati Lampung Tengah itu mengatakan bahwa untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi di Kota Metro perlu dilakukan beberapa hal seperti pembuatan embung untuk menampung air, perbaikan irigasi, serta mekanisasi pertanian seperti penggunaan alat mesin pertanian.
"Karena itu, kami meminta Menteri Pertanian untuk membantu Kota Metro terkait persoalan tersebut agar kedaulatan pangan di Lampung dapat terwujud," jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan panen raya padi gadu di Desa Margorejo, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro, Jumat (30/12).
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan berkesempatan menaiki traktor untuk memanen padi di areal persawahan setempat.
Menteri juga memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada petani setempat guna meningkatkan produksi padi daerah setempat.(Ant)
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor : Samino Nugroho
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Kota Metro
Lihat Juga
Gagalkan penyelundupan narkoba, dua Srikandi Lapas Metro terima penghargaan
22 January 2026 19:40 WIB
Gagalkan penyelundupan narkoba, petugas Lapas Metro terima penghargaan khusus
21 January 2026 17:46 WIB
Petugas Lapas Metro gagalkan penyelundupan narkotika yang dibawa keluarga narapidana
20 January 2026 17:16 WIB
Perokris PLN Lampung gelar ibadah dan bakti sosial di Wisma Kasih Sejati Metro
13 January 2026 19:10 WIB
Y-Dash, layanan mentoring wirausaha Disporapar Metro untuk tekan pengangguran
18 December 2025 19:06 WIB
Melalui program Kompak, Satpol PP Metro perkuat peran masyarakat tanggulangi kebakaran
18 December 2025 18:35 WIB
Ramp cek di Terminal Mulyojati Metro Lampung, 8 kendaraan tak layak jalan
16 December 2025 16:52 WIB