Merpati Airlines Lirik Potensi Waykanan
Jumat, 25 November 2011 16:06 WIB
Wakil Bupati Waykanan Provinsi Lampung Raden Nasution Husin (FOTO ANTARA/Gatot Arifianto)
Waykanan (ANTARA LAMPUNG) - PT Merpati Nusantara Airlines melirik sektor perhubungan udara di Kabupaten Waykanan, Lampung, seiring rencana penggunaan lapangan udara angkatan darat (Lanudad) Gatot Subroto di daerah itu sebagai bandara komersial.
Wakil Bupati (Wabup) Waykanan Raden Nasution Husin, Jumat, di Blambanganumpu yang berada sekitar 200 km utara Kota Bandarlampung mengatakan beberapa perwakilan salah satu perusahaan jasa penerbangan tersebut telah berkunjung ke daerah tersebut.
"Karena itu, sesuai dengan potensi yang ada, proses pembangunan Lanudad Gatot Subroto menjadi bandara komersial terus kami upayakan," kata Nasution di dampingi Kepala Bappeda Waykanan Rudi Joko Kurnianto.
Kabupaten Waykanan, kata dia, berada di ujung utara Provinsi Lampung dan berbatasan dengan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Provinsi Sumatera Selatan.
"Lanudad Gatot Subroto yang merupakan milik TNI-AD tersebut tepatnya berada di Kecamatan Waytuba," kata Wabup.
Nasution menambahkan, empat kabupaten lain bagian dari Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan, yaitu Kabupaten Lampung Barat, lalu OKU Induk, OKU Timur, OKU Selatan, dan Ogan Komering Ilir berada di lingkaran Lanudad Gatot Subroto.
"Penggunaan Lanudad Gatot Subroto sebagai bandara komersil tentu mempunyai peranan penting bagi kemajuan dan pembangunan Kabupaten Waykanan," ujar Nasution.
Dengan letak yang sangat strategis tersebut, kata Nasution, Pemerintah Kabupaten Waykanan berpendapat rencana penggunaannya sebagai lapangan udara bagi masyarakat jelas tepat guna.
"Di samping fungsi utamanya sebagai pertahanan negara, juga dapat dimanfaatkan untuk penerbangan sipil dalam rangka menunjang percepatan dan kelancaran transportasi di beberapa kabupaten di Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan.
Nasution melanjutkan, penggunaan Lanudad Gatot Subroto juga sangat membantu masyarakat yang ingin menggunakan jasa transportasi udara.
Wakil Bupati (Wabup) Waykanan Raden Nasution Husin, Jumat, di Blambanganumpu yang berada sekitar 200 km utara Kota Bandarlampung mengatakan beberapa perwakilan salah satu perusahaan jasa penerbangan tersebut telah berkunjung ke daerah tersebut.
"Karena itu, sesuai dengan potensi yang ada, proses pembangunan Lanudad Gatot Subroto menjadi bandara komersial terus kami upayakan," kata Nasution di dampingi Kepala Bappeda Waykanan Rudi Joko Kurnianto.
Kabupaten Waykanan, kata dia, berada di ujung utara Provinsi Lampung dan berbatasan dengan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Provinsi Sumatera Selatan.
"Lanudad Gatot Subroto yang merupakan milik TNI-AD tersebut tepatnya berada di Kecamatan Waytuba," kata Wabup.
Nasution menambahkan, empat kabupaten lain bagian dari Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan, yaitu Kabupaten Lampung Barat, lalu OKU Induk, OKU Timur, OKU Selatan, dan Ogan Komering Ilir berada di lingkaran Lanudad Gatot Subroto.
"Penggunaan Lanudad Gatot Subroto sebagai bandara komersil tentu mempunyai peranan penting bagi kemajuan dan pembangunan Kabupaten Waykanan," ujar Nasution.
Dengan letak yang sangat strategis tersebut, kata Nasution, Pemerintah Kabupaten Waykanan berpendapat rencana penggunaannya sebagai lapangan udara bagi masyarakat jelas tepat guna.
"Di samping fungsi utamanya sebagai pertahanan negara, juga dapat dimanfaatkan untuk penerbangan sipil dalam rangka menunjang percepatan dan kelancaran transportasi di beberapa kabupaten di Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan.
Nasution melanjutkan, penggunaan Lanudad Gatot Subroto juga sangat membantu masyarakat yang ingin menggunakan jasa transportasi udara.
Pewarta :
Editor : Gatot Arifianto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kopda Bazarsah divonis hukuman mati dalam kasus penembakan polisi di Waykanan
11 August 2025 14:22 WIB
Peltu Lubis divonis 3,5 tahun penjara atas kasus judi sabung ayam di Waykanan
11 August 2025 11:44 WIB
Terpopuler - Riil
Lihat Juga
Waykanan-Mesuji ditawarkan sebagai tempat industri gula kepada Taiwan
15 January 2019 18:00 WIB, 2019
Penerbangan Internasional Perdana Melalui Bandara Raden Inten II Pada Februari
11 January 2019 18:18 WIB, 2019