Pringsewu Kembangkan Ternak Kalkun
Selasa, 15 November 2011 7:58 WIB
Pringsewu (ANTARA LAMPUNG) - Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung berupaya meningkatkan pengembangan budi daya ternak unggas jenis kalkun guna meningkatakan kesejahteraan petani di daerah itu.
"Prospek budi daya ternak kalkun adalah peluang usaha yang sangat bagus karena ternak hewan ini masih sangat jarang dibudidayakan di masyarakat," kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Pringsewu, Dudi Mashardi, di Pringsewu, Senin.
Menurutnya, ternak tersebut pada umumnya oleh masyarakat hanya dijadikan sebagai unggas hiasan, namun belum dimanfaatkan dagingnya sebagai bahan pangan.
"Masyarakat memeliharan unggas ini karena memang bulu hewan tersebut termasuk indah sehingga bagus untuk dijadikan hewan hias," ujarnya menerangkan.
Dia menjelaskan pula bahwa hewan tersebut sesungguhnya memiliki potensi untuk dikembangkan dalam budi daya ternak yang tidak hanya dapat dimanfaatkan dagingnya.
"Daging kalkun ini mengandung protein yang tinggi dengan lemak atau kolesterol rendah bahkan menkonsumsinya dapat membantu proses perkembangan/pembentukan otot dan otak (kecerdasan) akan menjadi sempurna," imbuh kepala dinas itu.
Ia menambahkan, hewan itu memiliki potensi bisnis yang dapat dikembangkan yakni daging gurihnya dan biasa di makan oleh orang Turki tersebut mempunyai nilai jual tinggi dan peluang ekspor yang cerah. (ANTARA).
"Prospek budi daya ternak kalkun adalah peluang usaha yang sangat bagus karena ternak hewan ini masih sangat jarang dibudidayakan di masyarakat," kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Pringsewu, Dudi Mashardi, di Pringsewu, Senin.
Menurutnya, ternak tersebut pada umumnya oleh masyarakat hanya dijadikan sebagai unggas hiasan, namun belum dimanfaatkan dagingnya sebagai bahan pangan.
"Masyarakat memeliharan unggas ini karena memang bulu hewan tersebut termasuk indah sehingga bagus untuk dijadikan hewan hias," ujarnya menerangkan.
Dia menjelaskan pula bahwa hewan tersebut sesungguhnya memiliki potensi untuk dikembangkan dalam budi daya ternak yang tidak hanya dapat dimanfaatkan dagingnya.
"Daging kalkun ini mengandung protein yang tinggi dengan lemak atau kolesterol rendah bahkan menkonsumsinya dapat membantu proses perkembangan/pembentukan otot dan otak (kecerdasan) akan menjadi sempurna," imbuh kepala dinas itu.
Ia menambahkan, hewan itu memiliki potensi bisnis yang dapat dikembangkan yakni daging gurihnya dan biasa di makan oleh orang Turki tersebut mempunyai nilai jual tinggi dan peluang ekspor yang cerah. (ANTARA).
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lampung kembangkan pengelolaan bioetanol melalui "multifeedstock" komoditas lokal
02 February 2026 15:38 WIB
Jamkrindo akan kembangkan pelatihan SDM program keadilan restoratif Lampung
11 December 2025 18:00 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Mulai Februari, penerbangan internasiol melalui Bandara Radin Inten Lampung
14 January 2019 10:31 WIB, 2019
KAI sediakan tiket angkutan terusan rute kertapati-tanjungkarang-gambir
14 December 2018 13:39 WIB, 2018