Logo Header Antaranews Lampung

Dompet Dhuafa gulirkan program Mudik Kampung Halaman Ceria 1447 H

Minggu, 15 Maret 2026 20:21 WIB
Image Print
Dompet Dhuafa gulirkan program Mudik Kampung Halaman Ceria 1447 H. FOTO ANTARA/HO-DOMPET DHUAFA.
Dompet Dhuafa bersedia melaksanakan program ini tiap tahunnya, namun kami berharap, para pemudiknya berganti.

Jakarta (ANTARA) - Dompet Dhuafa melangsungkan pelepasan program Mudik Kalcer (Kampung Halaman Ceria) 1447 Hijriah dengan memberangkatkan 15 unit bus menuju wilayah Jawa dan Sumatra dari area Masjid CIBIS Park, Jakarta Selatan, pada Sabtu (14/3).

Pelepasan keberangkatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, didampingi para jajaran pengurus dan manajemen Dompet Dhuafa.

Pelepasan ini juga dihadiri oleh para mitra kolaborator kebaikan yang turut menyukseskan program ini, seperti Muhammad Irfan selaku Head of Sales D’Besto, Putut Angga Wijaya selaku Marketing Manager CIBIS Park, perwakilan Piknik Bus Semar Mesem Indonesia, juga Dua Belibis.

Pada sambutannya, Ahmad Juwaini menyampaikan bahwa Mudik Kalcer merupakan program unggulan Ramadan kami yang bertujuan membantu saudara-saudara kita agar dapat melaksanakan tradisi mudik dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga tercinta tanpa terkendala biaya.

"Layanan mudik ini juga menjadi pertanggungjawaban Dompet Dhuafa kepada para donaturnya dalam mengupayakan kebaikan Ramadan ini. Semoga membawa kebahagiaan untuk bersilaturahmi bersama sanak keluarga. Dompet Dhuafa bersedia melaksanakan program ini tiap tahunnya, namun kami berharap, para pemudiknya berganti. Mustahik telah menjadi Muzakki," kata Ahmad Juwaini.

Kamaludin, Manajer Program Layanan Sosial DD dan juga Koordinator Mudik Kalcer 2026 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kali keempat Dompet Dhuafa menyelenggarakan Program Mudik Kalcer. Tahun ini bergulir kepada penerima manfaat bagi masyarakat dhuafa di wilayah Jabodetabek.

Penerima manfaat program dikhususkan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) beragama Islam yang memiliki keterbatasan ekonomi namun memiliki keinginan kuat untuk bersilaturahmi ke kampung halaman.

Kriteria utama penerima bantuan fasilitas bus gratis ini mencakup para pejuang nafkah di sektor informal, seperti: guru ngaji dan guru honorer, marbot masjid, pedagang, asisten rumah tangga (ART), juga buruh harian lepas.

Sebelum hari keberangkatan, para peserta telah melalui tahap pendaftaran dan verifikasi ketat yang berlangsung pada 20 hingga 28 Februari 2026 untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Armada bus Mudik Kalcer tahun ini menyasar berbagai titik tujuan utama guna menjangkau domisili para pemudik, antara lain: Jawa Tengah (Purwokerto, Yogyakarta, Solo, dan Semarang), Jawa Timur (Ponorogo dan Surabaya), dan Sumatra (Lampung).

Menguatkan perjalanan syarat makna tersebut, M. Atiatul Muqtadir menyampaikan amanah bantuan uang saku program mudik gratis kepada pemudik sebagai bekal penunjang hari raya.

“Sejauh apa langkah di dunia, rumah tetap jadi tempat rindu. Saya anak rantau, tahu betul rasanya berjuang jauh dari rumah. Jadi dengan Mudik Kalcer ini, semoga bisa membayar rasa rindu yang telah terpendam," katanya.

"Kami selalu berupaya berperan aktif, beberapa kali melakukan kerjasama bareng Dompet Dhuafa dalam kebaikan. Semoga kolaborasi terus berjalan dan para penerima juga puas dengan yang kami upayakan. Harapan kami perjalanan lancar, berlebaran dengan bahagia," kata Putut Angga Wijaya selaku Marketing Manager CIBIS Park.

Dengan adanya fasilitas transportasi gratis ini, Dompet Dhuafa berharap para pemudik dapat menempuh perjalanan dengan aman, nyaman, dan penuh keceriaan hingga sampai di pelukan keluarga.

Salah satu pemudik yang pulang ke Wonogiri Wagito bersyukur mendapatkan kesempatan melalui program Mudik Kalcer ini. Bersama istri dan anak tercinta, mereka menaiki bus tujuan Solo, terdekat menuju Wonogiri.

"Hal yang sangat kami tunggu adalah mudik, kumpul sama bapak, sama keluarga, meski ibu sudah tidak ada tahun lalu. Di kampung, saya kembali bertani. Rencana tiga minggu baru kembali ke Jakarta," ujar Wagito, pedagang mie ayam bakso di Ciputat, Tangerang Selatan ini.

Berita kerja sama



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026