Logo Header Antaranews Lampung

AS-Israel serang kapal sipil, Iran ancam akan membalas

Minggu, 22 Maret 2026 16:22 WIB
Image Print
Warga membersihkan puing-puing di antara bangunan yang hancur di area perumahan di Teheran, Iran, 15 Maret 2026. ANTARA/Xinhua/Shadati/pri.
Jika AS dan Israel melanjutkan serangan "keji" tersebut, Iran akan mengambil tindakan "balasan serius".

Teheran (ANTARA) - Amerika Serikat dan Israel menyerang kapal sipil dan penumpang di Teluk Persia, dan jika serangan itu berlanjut, Iran akan melakukan balasan, kata juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya Ebrahim Zolfaghari.

"AS dan Israel, karena terus mengalami kekalahan di medan perang dan tidak mampu menghadapi serangan angkatan bersenjata Iran, mulai menyerang kapal sipil dan penumpang di Teluk Persia," kata Zolfaghari, seperti dikutip stasiun TV Iran SNN, Sabtu (21/3).

Ia menambahkan, jika AS dan Israel melanjutkan serangan "keji" tersebut, Iran akan mengambil tindakan "balasan serius".

Pada 28 Februari, AS dan Israel mulai menyerang sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil.

Iran kemudian meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel dan target militer AS di Timur Tengah.

AS dan Israel awalnya mengeklaim "serangan pendahuluan" itu diperlukan untuk melawan ancaman dari program nuklir Iran, tetapi kemudian mereka mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk mengubah rezim yang berkuasa di Iran.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: AS-Israel serang kapal sipil, Iran ancam akan membalasnya



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026