Logo Header Antaranews Lampung

BPTD sebut keterlambatan sandar di Bakauheni akibat penambahan layanan kapal

Kamis, 19 Maret 2026 22:46 WIB
Image Print
Salah satu kapal saat akan sandar di dermaga reguler Pelabuhan Bakauheni, Lampung. ANTARA/Riadi Gunawan
Iya, kenapa lama, karena adanya penambahan kapal dari Ciwandan dan BBJ semuanya sandar ke Pelabuhan Bakauheni, sehingga terdapat antrean untuk sandar.

Lampung (ANTARA) - Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Lampung menyebutkan keterlambatan sandar kapal di Pelabuhan Bakauheni saat arus mudik Lebaran 2026 terjadi akibat adanya penambahan armada yang beroperasi.

Koordinator Satuan Pelayanan Wasatpel Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni BPTD Kelas II Lampung Trimoyo, di Lampung Selatan, Kamis, mengatakan penambahan jumlah kapal yang sandar di Pelabuhan Bakauheni telah menyebabkan antrean sandar di dermaga.

"Iya, kenapa lama, karena adanya penambahan kapal dari Ciwandan dan BBJ semuanya sandar ke Pelabuhan Bakauheni, sehingga terdapat antrean untuk sandar,” katanya.

Sebelumnya telah beredar di media sosial terkait kejadian viral atas keterlambatan sandar kapal di Pelabuhan Bakauheni yang terjadi pada Kamis (19/3) pagi.

Berdasarkan kronologi awal, KMP Wira Qaila yang membawa penumpang dengan sepeda motor bertolak dari Pelabuhan Ciwandan pukul 05.06 WIB dengan speed 9.0 knot jarak 20 mil dan sampai di depan pulau Rimaubalak pukul 07.06 WIB.

Kemudian, kapal tersebut menunggu pada alur masuk dikarenakan kapal depan dari Merak, KMP Nitya masuk alur pukul 07.50 WIB dan bersandar pukul 08.42 WIB, serta bertolak 09.19 WIB. Setelah itu, KMP Wira Qaila baru diberikan alur masuk pukul 09.30 WIB dan bersandar di dermaga pukul 10.10 WIB.

Oleh karena itu, ia memastikan, berita viral yang menyatakan keterlambatan sandar kapal tersebut hingga delapan jam, tidak benar. Keterlambatan terjadi karena keterbatasan dermaga di Pelabuhan Bakauheni.

“Kejadian ini juga disebabkan oleh penambahan kapal untuk mengurai pada kemacetan di Merak sehingga kapal-kapal yang tujuan di Bakauheni terjadi penumpukan, baik dari Merak-Bakauheni 31 kapal, Ciwandan-Bakauheni 8 kapal, dan BBJ Bojonegara-Bakauheni 6 kapal dengan total kapal operasi tujuan Bakauheni sejumlah 45 kapal,” ucapnya.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPTD sebut keterlambatan sandar di Bakauheni akibat penambahan kapal



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026