
Pemprov Lampung jajaki peluang kerja sama dengan Malaysia

Selain sektor perdagangan, penting juga meningkatkan kualitas tenaga kerja migran asal Lampung yang bekerja di Malaysia
Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung tengah menjajaki peluang kerja sama dengan Malaysia di sektor perdagangan, pariwisata, dan ketenagakerjaan melalui atase tenaga kerja KBRI Kuala Lumpur.
"Penjajakan kerja sama ini penting untuk mendorong penyerapan produk unggulan daerah, khususnya dari sektor pertanian, perkebunan, dan industri olahan, agar dapat menembus pasar Malaysia," ujar Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Sabtu.
Ia mengatakan penjajakan kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antar wilayah dan membuka akses pasar internasional Lampung, khususnya dengan Malaysia.
"Selain sektor perdagangan, penting juga meningkatkan kualitas tenaga kerja migran asal Lampung yang bekerja di Malaysia," katanya.
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memfasilitasi serta mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten, terampil, dan berdaya saing.
"Di bidang pariwisata, ada banyak potensi destinasi wisata Lampung yang dapat dinikmati. Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dan memperluas promosi pariwisata daerah," ucap dia.
Menurut dia, Pemerintah Provinsi Lampung berharap terbangun sinergi yang berkelanjutan dengan KBRI Kuala Lumpur dalam mendukung penguatan ekspor, pengembangan pariwisata, peningkatan konektivitas, serta penempatan tenaga kerja yang berkualitas.
"Penjajakan peluang kerja sama lintas sektor ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung di tingkat nasional maupun internasional," tambahnya.
Baca juga: Lampung buka peluang investasi hijau lewat perdagangan karbon
Baca juga: Gubernur Lampung sebut setiap investasi wajib serap tenaga kerja lokal
Baca juga: Lampung buka peluang investasi sapi perah tambah produksi susu
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
