Logo Header Antaranews Lampung

Pemprov Lampung pastikan kesiapan stok pangan selama Ramadhan

Rabu, 11 Februari 2026 10:31 WIB
Image Print
Ilustrasi- Pedagang di salah satu pasar tradisional di Kabupaten Lampung Selatan sedang menyiapkan pasokan cabai rawit untuk di jual. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, pemerintah daerah memastikan ketersediaan pangan di Provinsi Lampung aman

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan ketersediaan atau stok pangan di daerahnya aman untuk memenuhi konsumsi masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026.

"Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, pemerintah daerah memastikan ketersediaan pangan di Provinsi Lampung aman," ujar Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung Mulyadi Irsan di Bandarlampung, saat pelaksanaan High Level Meeting (HLM) di Lampung, Selasa.

Ia mengatakan ketersediaan bahan pangan pokok di Lampung mampu memenuhi konsumsi masyarakat, dengan rincian untuk komoditas beras memiliki ketersediaan sebanyak 291,3 ribu ton dari kebutuhan hanya sebesar 74,1 ribu ton dan bawang merah memiliki ketersediaan 4,6 ribu ton dari kebutuhan hanya 2,8 ribu ton.

Kemudia, cabai merah stoknya mencapai 4,2 ribu ton dari kebutuhan hanya 2,6 ribu ton, cabai rawit ketersediaan 6,0 ribu ton dari kebutuhan 3,9 ribu ton, dan telur ayam ketersediaan pasokan 232,6 ribu ton dari kebutuhan 42,8 ribu ton.

Untuk daging ayam ketersediaan sebanyak 6,3 ribu ton dari kebutuhan sebesar 41,7 ribu ton, daging sapi ketersediaan 9,9 ribu ton dari kebutuhan 9,6 ribu ton, minyak goreng ketersediaan 54,3 ribu ton dari kebutuhan 16,8 ribu ton, dan gula pasir ketersediaan 22,6 ribu ton dari kebutuhan 8,0 ribu ton.

Ia melanjutkan terdapat sejumlah langkah yang dilakukan pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan pangan yakni dengan menjaga produksi saat musim hujan seperti dengan melakukan percepatan tanam padi, serta melakukan distribusi pasokan dari wilayah surplus ke wilayah defisit.

"Kemudian pemerintah daerah bersama dengan Tim Satgas Pagan mengawasi rantai distribusi untuk mencegah penimbunan bahan pangan, melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM), dan bersama Tim Satgas Sapu Bersih (Saber) mengawasi pelanggaran harga serta memastikan keamanan dan mutu pangan," ucap dia.


Baca juga: Pemprov Lampung: Ketersediaan telur ayam memadai jelang Ramadhan

Baca juga: Gubernur Lampung minta antisipasi lonjakan permintaan jelang Ramadhan

Baca juga: Polda Lampung tingkatkan pengawasan distribusi bahan kebutuhan pokok



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026