Logo Header Antaranews Lampung

Gubernur Lampung: Pemetaan tata niaga komoditas dorong ekonomi tumbuh

Kamis, 5 Februari 2026 18:40 WIB
Image Print
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat memberi keterangan terkait pertumbuhan ekonomi daerah. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Kami telah melakukan pemetaan terutama dari tata niaga komoditas seperti gabah, singkong, jagung, cabai.

Bandarlampung (ANTARA) - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan bahwa pemetaan tata niaga komoditas lokal di wilayahnya dapat mendorong kinerja pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menegaskan pemetaan tata niaga komoditas menjadi bagian penting dari evaluasi terhadap permasalahan serta kendala yang mengakibatkan perekonomian daerah tidak maksimal pada 2025.

"Kami telah melakukan pemetaan terutama dari tata niaga komoditas seperti gabah, singkong, jagung, cabai. Lalu hasil pemetaan ini akan ditindaklanjuti untuk mendorong pengelolaan serta hilirisasi agar menjadi nilai tambah bagi desa," kata Gubernur di Bandarlampung, Kamis.

Menurut dia, pemetaan tata niaga komoditas unggulan ini juga bertujuan untuk menjaga keseimbangan harga agar tingkat inflasi daerah tetap stabil pada kisaran 1-2 persen.

"Contohnya untuk komoditas cabai kita harus menjaga agar tidak terlalu banyak masuk tapi juga tidak boleh langka di masyarakat agar petani bisa terus menanam cabai. Ini akan diperkuat lagi terutama untuk penyediaan pasokan pangan bagi Program Makan Bergizi Gratis," ucapnya.

Selain itu, lanjut dia, pembenahan tata niaga komoditas akan bermanfaat untuk membantu penguatan hilirisasi di tingkat petani, yang secara langsung dapat menggerakkan roda perekonomian di desa.

"Kalau ini diperkuat, masyarakat desa dan petani mendapatkan nilai tambah, lalu semua dikerjakan di desa, uang berputar disana, sehingga daerah tumbuh dari desa," tambahnya.

Baca juga: Pemprov Lampung pastikan pembangunan pabrik etanol untuk olah komoditas lokal

Baca juga: Gubernur Lampung sebut SDM dan infrastruktur dapat tingkatkan nilai komoditas

Baca juga: DPD RI minta pemda di Lampung untuk perhatikan kondisi tata niaga komoditas



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026