Dinas BMBK Lampung antisipasi macet koridor wisata saat libur akhir tahun

id Koridor wisata bahari, infrastruktur lampung, jelang akhir tahun, jalan lampung

Dinas BMBK Lampung antisipasi macet koridor wisata saat libur akhir tahun

Ilustrasi- Ruas jalan di Padang Cermin Pesawaran yang masuk dalam koridor wisata bahari. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Saat periode libur akhir tahun, selain memastikan kesiapsiagaan menghadapi bencana, di ruas jalan provinsi perlu juga mengantisipasi adanya kemacetan.

Bandarlampung (ANTARA) - Dinas Bina Marga Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung mengantisipasi terjadinya kemacetan lalu lintas di ruas jalan provinsi yang masuk dalam koridor wisata bahari saat musim libur akhir tahun.

"Saat periode libur akhir tahun, selain memastikan kesiapsiagaan menghadapi bencana, di ruas jalan provinsi perlu juga mengantisipasi adanya kemacetan. Terutama di ruas jalan yang rawan macet di sejumlah titik ruas jalan provinsi," ujar Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung Muhammad Taufiqullah di Bandarlampung, Rabu.

Ia mengatakan masyarakat perlu mengantisipasi adanya penumpukan kendaraan wisatawan terutama di ruas jalan provinsi yang masuk dalam koridor wisata bahari di sepanjang pesisir Lampung selama libur Tahun Baru 2026.

"Titik rawan macet itu biasanya di daerah wisata seperti ruas Lempasing-Padang Cermirn Kabupaten Pesawaran sampai Teluk Kiluan Kabupaten Tanggamus," ucap dia.

Kemudian untuk titik rawan macet di ruas jalan provinsi yang masuk dalam koridor wisata bahari juga ada di Lampung Selatan tepatnya di ruas jalan sekitar Kalianda-Kunjir, hingga Gayam.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait salah satunya aparat kepolisian agar dapat membantu mengurai sejumlah titik rawan kemacetan di ruas jalan provinsi tersebut," tambahnya.

Menurut dia, ruas jalan provinsi yang menjadi koridor pariwisata juga telah banyak yang diperbaiki, sehingga dapat memudahkan wisatawan yang hendak berwisata di destinasi wisata di Provinsi Lampung.

"Ruas jalan provinsi yang ada di daerah wisata sudah banyak yang diperbaiki. Harapannya wisatawan bisa dengan mudah mengakses destinasi wisata di sini karena jalannya sudah baik," kata dia.

Diketahui sebelumnya Pemerintah Provinsi Lampung telah berupaya melakukan perbaikan ruas jalan provinsi yang menjadi koridor wisata bahari sepanjang 148,96 kilometer yang terdiri dari ruas Jalan RE Martadinata Kota Bandarlampung sepanjang 5,87 kilometer, ruas Lempasing-Padang Cermin Kabupaten Pesawaran sepanjang 29,16 kilometer.

Ruas Padang Cermin-Simpang Teluk Kiluan sepanjang 31,73 kilometer, ruas Simpang Teluk Kiluan-Simpang Umbar dengan panjang 25,16 kilometer, ruas Simpang Umbar-Putih Doh sepanjang 23,83 kilometer.

Kemudian ruas jalan Putih Doh-Kuripan sepanjang 11,74 kilometer, dan ruas Kuripan-Simpang Kota Agung sepanjang 21,47 kilometer.

Baca juga: Dinas BMBK Provinsi Lampung: Jalan mantap naik jadi 80 persen

Baca juga: Lampung siapkan tim URC dan alat berat di ruas jalan rawan bencana

Baca juga: Kemenkeu catat realisasi belanja infrastruktur di Lampung capai Rp888,82 miliar

Pewarta :
Editor : Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.