Logo Header Antaranews Lampung

Mendukbangga: Perbaikan sanitasi, MCK, bedah rumah dapat entaskan stunting

Rabu, 24 September 2025 20:57 WIB
Image Print
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji (batik) saat melakukan peletakan batu pertama di salah satu rumah keluarga berisiko stunting di Kalirejo Lampung Tengah. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi
Keluarga berisiko stunting tersebut punya anak tiga, balitanya ada dua orang saat dilihat dari berat badan dan tinggi badan kelihatannya memang ada potensi stunting.

Lampung Tengah (ANTARA) - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji mengatakan program perbaikan sanitasi, sarana mandi cuci kakus (MCK) dan bedah rumah dapat mendukung pengentasan stunting di daerah.

"Ada beberapa yang memang kita harus turun tangan langsung, termasuk melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Seperti sebagai orang tua asuh jaga stunting yang membantu dalam pemenuhan nutrisi dan non nutrisinya," ujar Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji di Lampung Tengah, Rabu.

Ia mengatakan perbaikan sanitasi, sarana mandi cuci kasus dan pelaksanaan bedah rumah tersebut penting karena stunting disebabkan, selain kekurangan nutrisi, karena ketiadaan air bersih, sanitasi dan sarana mandi cuci kakus yang bersih.

"Oleh karena itu hari ini ada tiga keluarga berisiko stunting yang dibantu dalam program bedah rumah, kemudian ada lima titik sarana mandi cuci kakus yang akan dibangun agar tidak ada lagi kasus stunting," katanya.

Ia juga memastikan, setelah melakukan kunjungan ke salah satu keluarga berisiko stunting di Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah, ditemukan fakta bahwa dengan kondisi rumah tidak layak berkaitan erat dengan perkembangan kesehatan serta fisik para balita yang tinggal di rumah tersebut.

"Keluarga berisiko stunting tersebut punya anak tiga, balitanya ada dua orang saat dilihat dari berat badan dan tinggi badan kelihatannya memang ada potensi stunting. Saat kami cek ke belakang MCK dan air bersih sangat tidak layak. Ini yang tadi menjadi catatan, sehingga kita bantu rumah layak huni, kemudian yang lain-lainnya nanti kita koordinasikan dengan Bupati," ucap dia.

Ia mengatakan nantinya pemerintah kabupaten pun akan membantu dalam memantau kesehatan para balita melalui dinas kesehatan, serta membantu penyediaan sarana sanitasi yang layak.

"Stunting sangat berkaitan erat dengan ini juga, maka kita coba untuk membantu dari sisi non nutrisi ini," tambahnya.

Salah seorang penerima bantuan Feriyanto menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan bedah rumah agar lebih layak huni.

"Saya bekerja sebagai buruh, tinggal di rumah geribik dengan luas 4x6 untuk lima orang anggota keluarga dan ini sudah tahun kelima tinggal disini," ujar Feriyanto.

Ia mengharapkan pemberian bantuan dari pemerintah pusat serta daerah dan PTPN dalam melakukan bedah rumah agar rumahnya layak huni dapat membantu kondisi keluarganya menjadi lebih sehat.

"Dengan kondisi rumah lebih layak huni semoga bisa lebih nyaman di tempati, dan membuat anak-anak jadi lebih sehat," ucap dia.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendukbangga: Perbaikan sanitasi, MCK, bedah rumah entaskan stunting



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026