Logo Header Antaranews Lampung

Anggota DPR RI gelar lomba HUT RI bersama masyarakat dan pelaku UMKM

Selasa, 19 Agustus 2025 06:30 WIB
Image Print
Anggota DPR RI Rycko Menoza sedang bermain lomba mindahkan paku dengan pancing, di aula kantor DPW Pemuda Pancasila Lampung, Senin, (18/8/25) (ANTARA/HO-Tim Rycko)
DPR RI menjadikan HUT RI ke-80 sebagai momen refleksi untuk kembali mengingat pengorbanan para pahlawan.

Bandar Lampung (ANTARA) - Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Lampung yang juga anggota DPR RI Komisi VII Rycko Menoza mengadakan perlombaan dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 RI, Senin (18/8).

Kegiatan ini diikuti oleh pengurus Pemuda Pancasila, masyarakat sekitar dan juga para ibu-ibu pelaku UMKM, mulai dari lomba memindahkan paku dengan alat pancing, makan kerupuk, balap karung, balap kelereng dan berbagai lomba lainnya.

Rycko mengatakan kegiatan lomba ini sebagai salah satu upaya untuk bisa menyerap aspirasi masyarakat serta sebagai momen kebersamaan dan silaturahmi bersama para pelaku UMKM.

Ia juga memastikan perayaan HUT ke-80 RI menjadi momen refleksi untuk mengingat kembali perjuangan para pendiri bangsa dalam memperjuangkan kemerdekaan.

"Saya diberikan amanah di DPR RI, legislatif yang memiliki tanggung jawab menjaga amanat konstitusi yang dirintis dari semangat proklamasi 1945," katanya.

Rycko menjelaskan perayaan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi titik tolak untuk mengevaluasi, sejauh mana peran legislatif telah berkontribusi terhadap kemajuan bangsa.

"DPR RI menjadikan HUT RI ke-80 sebagai momen refleksi untuk kembali mengingat pengorbanan para pahlawan. Spirit perjuangan ini menjadi pengingat agar setiap kebijakan dan keputusan politik berpihak kepada rakyat," ujarnya.

DPR RI, lanjut dia, telah diingatkan kembali tentang fungsi utamanya yaitu legislasi, pengawasan, dan anggaran, yang semuanya harus diarahkan demi kesejahteraan rakyat.

"Dorongan inovasi dan regulasi modern, di usia ke-80 tahun Indonesia Merdeka menuntut adanya kebijakan baru yang adaptif dengan era digital, ekonomi hijau, energi terbarukan, dan pembangunan berkelanjutan," kata anggota komisi VII DPR RI itu.

Sementara itu, salah satu pelaku UMKM Asih yang ikut serta dalam lomba mengucapkan terimakasih atas kegiatan yang diadakan, karena saat ini sudah jarang anggota DPR terjun langsung ke lapangan untuk menemui konstituen.

Ia juga menambahkan perayaan HUT ke-80 RI dapat menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya menghargai jasa para pahlawan dan menjaga hasil kemerdekaan.

Melalui perayaan kemerdekaan, lanjut dia, masyarakat dapat dipersatukan dalam semangat gotong royong, kebersamaan, dan solidaritas sosial, baik melalui lomba, upacara, maupun kegiatan sosial.

"Dengan adanya perlombaan perayaan kemerdekaan bersama anggota DPR RI ini, kita bisa bersama-sama kolaborasi, dan memiliki peran aktif dalam kehidupan berbangsa, baik melalui pemilu, musyawarah desa, hingga keterlibatan dalam pembangunan daerah,” kata Asih.

Menurut dia, perayaan HUT ke-80 RI bukan hanya tentang negara atau rakyat semata, melainkan sinergi antara wakil rakyat dengan masyarakat.

"DPR RI diingatkan bahwa kekuasaan yang mereka miliki berasal dari rakyat, sehingga harus digunakan untuk kesejahteraan rakyat," kata Asih.

Ia menambahkan masyarakat melihat perayaan ini juga sebagai simbol bahwa mereka tidak sendiri, karena aspirasi mereka diwakili oleh anggota DPR yang bertugas menjaga kepentingan bangsa.



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026