
DWP Unila beri pelatihan UMKM strategi keuangan keluarga

Keadaan ekonomi sekarang sedang tidak baik-baik saja. Untuk menggerakkan ekonomi, sektor UMKM memegang peran penting.
Bandarlampung (ANTARA) - Darma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Lampung (Unila) menggelar seminar bertema "Pengelolaan Keuangan dan Wirausaha Berbasis Keluarga Tangguh Menuju Indonesia Emas 2045" sebagai pelatihan strategi keuangan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kegiatan ini diikuti 60 peserta, yang terdiri dari pengurus DWP pusat dan fakultas, serta para ibu penggiat UMKM dari Kecamatan Rajabasa, Bandarlampung.
Seminar dibuka resmi oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Dr Habibullah Jimad, SE, MSi, yang hadir mewakili Rektor Unila. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pengelolaan keuangan keluarga di tengah tantangan ekonomi saat ini.
"Keadaan ekonomi sekarang sedang tidak baik-baik saja. Untuk menggerakkan ekonomi, sektor UMKM memegang peran penting. Inti dari pengelolaan keuangan ada dua, dari mana sumber pendapatannya dan bagaimana penggunaannya. Keuangan harus diarahkan untuk aktivitas yang produktif," ujarnya.
Panitia kegiatan menghadirkan empat narasumber di bidang kewirausahaan dan keuangan, yaitu Diono Nugroho, SE, dan Ratna Kusumawati dari Clarion Cake & Bread, Natalia Sonata Hutajulu dari DBM Business KC Bandarlampung, serta Nivo Agesfinaldi selaku Funding Transaction Head KC Bandarlampung.
Para narasumber memaparkan materi seputar strategi mengelola pendapatan rumah tangga, teknik memulai dan mengembangkan usaha rumahan, pentingnya inovasi produk, hingga strategi pemasaran berbasis digital.
Mereka juga memberikan tips praktis agar keluarga dapat menciptakan sumber penghasilan tambahan tanpa mengganggu stabilitas finansial.
"Melalui seminar ini, semoga peserta dapat menggali potensi diri, memperluas wawasan, dan memperkuat kerja sama dalam bidang ekonomi dengan masyarakat luas, baik di dalam maupun di luar Unila," katanya pula.
Ketua DWP Unila Yuniarti Suripto menegaskan relevansi acara ini dengan visi membentuk keluarga sebagai pilar utama kemajuan bangsa.
"Keluarga adalah pilar utama dalam membentuk generasi yang kuat, tangguh, dan berdaya saing. Pengelolaan keuangan yang baik dan jiwa kewirausahaan yang kuat akan menjadi pondasi penting untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, para peserta aktif bertanya dan berdiskusi mengenai cara menghadapi tantangan ekonomi keluarga, strategi pemasaran UMKM di era digital, serta langkah-langkah memulai usaha dari nol.
DWP Unila mengharapkan kegiatan ini dapat menciptakan jaringan keluarga tangguh yang tidak hanya mampu mengelola keuangan secara bijak, tetapi juga berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Baca juga: Mahasiswa KKN Unila inisiasi Gerakan Sadar Sampah di Pulau Laiya Sulsel
Baca juga: Unila fasilitasi uji kelayakan dan kepatutan calon direksi BUMD Lampung
Pewarta : Satyagraha
Editor:
Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
