
Dinkes Lampung: Klinik dan apotek sehat di Kopdes mulai beroperasi

Pelayanan kesehatan yang diberikan itu seperti layanan dokter umum setaraf pelayanan di Puskesmas.
Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung Edwin Rusli mengatakan bahwa klinik dan apotek sehat yang ada di Koperasi Desa Merah Putih di wilayahnya sudah mulai beroperasi.
"Memang di setiap Koperasi Desa Merah Putih itu ada klinik sehat dan apotek sehat yang berfungsi untuk memberi layanan kesehatan ke masyarakat desa," ujar Edwin Rusli di Bandarlampung, Jumat.
Ia mengatakan klinik sehat dan apotek sehat di Koperasi Desa Merah Putih di Lampung yang telah beroperasi tersebut salah satunya di Way Urang, Lampung Selatan.
"Apotek dan klinik sehat sudah mulai beroperasi itu ada ada di Koperasi Desa Merah Putih di Way Urang Lampung Selatan dan ada satu lagi masih di lokasi berdekatan. Ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berobat," katanya.
Edwin menjelaskan untuk operasional apotek sehat dilakukan setiap hari, akan tetapi kalau untuk klinik sehat hanya dilakukan pada Senin-Sabtu.
"Pelayanan kesehatan yang diberikan itu seperti layanan dokter umum setaraf pelayanan di Puskesmas. Untuk petugas yang bertugas di klinik itu berasal dari Puskesmas yang bertugas bergantian," ucap dia.
Menurut dia, bila ada kejadian khusus maka klinik sehat dapat merujuk ke Puskesmas terdekat ataupun ke rumah sakit.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah memperkuat komunikasi dengan para kepala desa (kades) di seluruh tanah air guna memastikan terwujudnya percepatan pengintegrasian apotek dan klinik desa ke dalam Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Inisiatif pengintegrasian apotek dan klinik desa ke dalam Kopdes itu merupakan implementasi langsung dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai pilar swasembada pangan dan kesehatan.
Kehadiran layanan kesehatan di tingkat desa diharapkan dapat memperkuat ketahanan masyarakat sekaligus menjadi langkah strategis menuju desa yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.
Saat ini, Kementerian Kesehatan bersama para mitra strategis tengah mempercepat pembangunan infrastruktur apotek desa di 103 titik percontohan Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia.
Sebagai informasi, jenis obat yang disalurkan melalui apotek desa meliputi paracetamol sebanyak 11.537.180 tablet, asam mefenamat sebanyak 4.716.981 kaplet, dan cefadroxil sebanyak 1.200.000 kapsul.
Obat-obatan tersebut mencakup antipiretik, antiinflamasi, dan antibiotik sebagai bagian dari upaya memastikan akses layanan farmasi dasar yang merata di seluruh pelosok desa.
Baca juga: OJK tinjau mitigasi risiko kredit untuk Koperasi Merah Putih
Baca juga: PLN UP3 Metro dukung peluncuran Kopdes Merah Putih di Desa Rejomulyo
Baca juga: SAL dalam APBN akan dimanfaatkan untuk modal Koperasi Merah Putih
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
