Bulog Lamsel pastikan beras bantuan pangan berkualitas baik

id Lampung Selatan,Beras bantuan ,Perum Bulog

Bulog Lamsel pastikan beras bantuan pangan berkualitas baik

Arsip - Ribuan karung beras di gudang Bulog cabang Lampung Selatan. ANTARA/Riadi Gunawan

Lampung Selatan (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Kabupaten Lampung Selatan memastikan beras yang disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam program bantuan pangan merupakan beras dengan kualitas baik, sehingga layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

Kepala Cabang Bulog Lampung Selatan Fedrial Farhan di Kalianda, Rabu, mengatakan, pihaknya bersama Dinas Pangan setempat berkomitmen melakukan sortir dan pengecekan ulang terhadap kualitas beras sebelum dilakukan pengiriman ke desa-desa.

“Ini adalah bantuan dari negara. Kualitasnya harus baik dan sampai ke warga yang berhak. Jika ditemukan hal mencurigakan, laporkan ke desa atau kami akan bantu tindak lanjuti,” kata dia.

Ia menjelaskan, pemeriksaan tersebut bertujuan untuk lebih memastikan agar beras yang diangkut oleh pengangkut dan sampai ke tangan masyarakat adalah beras yang sesuai baik kuantitas maupun kualitasnya.

Selain itu, kata dia, hal ini dilakukan guna mengantisipasi adanya komplain dari masyarakat apabila mendapatkan beras yang tidak sesuai baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya.

Menurut dia, pihaknya telah mendapatkan laporan tentang adanya beras bantuan yang berkutu di Desa Bumi Restu, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan.

Setelah menerima laporan itu, pihaknya bersama dinas terkait melakukan pengecekan dan mendapati adanya kutu pada beras bantuan yang disalurkan ke 890 KPM di desa itu.

“Dari hasil pengecekan, ditemukan tujuh karung dari ribuan yang berkutu sekitar satu sampai dua ekor. Kami sangat menyesalkan adanya beras berkutu, dan ini langsung kami tindak lanjuti. Dan sudah dilakukan penggantian dengan beras yang baru dan layak konsumsi," ucapnya.

Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.