Logo Header Antaranews Lampung

LPM Dompet Dhuafa bersama Kemensos RI ajak mitra pengelola yatim inovatif

Rabu, 30 Juli 2025 08:14 WIB
Image Print
LPM Dompet Dhuafa Serta Kemensos RI ajak mitra pengelola yatim inovatif. FOTO ANTARA/HO-DOMPET DHUAFA.
Semoga dengan adanya kolaboraksi ini, diharapkan dapat menumbuhkan para pengurus yayasan yatim

Jakarta (ANTARA) - Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk merangkul dan berkolaboraksi bersama yayasan maupun lembaga pengelola yatim untuk berinovatif.

"Semoga dengan adanya kolaboraksi ini, diharapkan dapat menumbuhkan para pengurus yayasan yatim, agar dapat melakukan pengelolaan menjadi lebih profesional, efektif, efisien serta sekaligus berkelanjutan untuk memastikan dana bantuan dari donatur yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhannya,"ujar Siti Rusmiati selaku Deputi 2 Program Sosial, Kemanusiaan dan Dakwah Dompet Dhuafa, pada kolaboraksi t belasan lembaga pengelola yatim berlokasi di Gren Alia, Jakarta, Selasa (29/7).

Ia berharap dalam pengelolaan dalam melaksanakan beragam program menjadi lebih inovatif sehingga banyak anak-anak khususnya dhuafa dan yatim dapat terbantu semaksimal mungkin serta keberlanjutan program dapat saling menguntungkan sehingga anak-anak dapat tumbuh menjadi kader-kader pemimpin dimasa depan.

Di sisi lain, Sulistya Ariadi Direktorat Resos Anak Kemensos RI mengatakan, agenda tersebut bukan semata serenomial belaka, namun kegiatan ini dapat diimplementasikan ke dalam kegiatan di Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang telah diatur dalam UUD 1945 bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Amanah ini kemudian dijabarkan lebih lanjut melalui UU No. 35 tahun 2014 tentang perlindungan Anak . Kementerian Sosial RI melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak menjalankan mandat akan perlindungan anak melalui program nyata yang menjangkau kepada anak-anak. Salah satu program utamanya yakni Bantuan Atensi YAPI yang diberikan kepada anak yatim, piatu dan yatim piatu.

Kamaludin selaku ketua pelaksana acara berharap melalui acara itu dapat mendorong profesionalisme bagi lembaga dalam mengurus dan tata Kelola Yayasan maupun lembaga dalam mengelola anak-anak yatim.

Di sisi lain, Kak Seto selaku praktisi anak mendorong keterlibatan peran penting orang terdekat dalam memberikan ruang-ruang kebahagiaan anak. Hindari kekerasan, dekati dengan sentuhan cinta dan kasih sayang, ajak anak berdialog dan memberikan waktu untuk saling berkomunikasi. Sehingga tumbuh dan berkembang menjadi anak yang hebat.




Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026