Bandarlampung (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Lampung menyatakan bahwa kuota beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk Koperasi Desa Merah Putih di daerahnya sebanyak dua ton bagi satu unit koperasi.
"Kami telah meminta Koperasi Desa Merah Putih didaftar, serta membuat surat pernyataan untuk distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan," ujar Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Lampung Nurman Susilo di Bandarlampung, Senin.
Ia mengatakan nantinya Koperasi Desa Merah Putih yang tersebar di berbagai desa di Provinsi Lampung akan diisi oleh produk milik Bulog, termasuk beras stabilisasi pasokan dan harga pangan dengan kuota bagi satu koperasi sebanyak dua ton.
"Kami tetap menyediakan kuota beras stabilisasi pasokan dan harga pangan sebanyak dua ton bagi satu koperasi. Namun disalurkan secara berkala untuk masing-masing koperasi, sesuai dengan kemampuan tampung koperasi. Bila hanya bisa lima kuintal hingga satu ton, maka akan dikirim sesuai dengan kekuatan koperasi penerima," katanya.
Ia menjelaskan proses penyaluran beras stabilisasi pasokan dan harga pangan yang dilakukan secara berkala tersebut terjadi karena kapasitas tampung ruangan di Koperasi Desa Merah Putih yang beragam.
"Kadang tempatnya tidak besar, jadi kami sesuaikan. Yang ruangnya cukup besar hanya koperasi yang ada di Way Urang Lampung Selatan. Selain beras stabilisasi pasokan dan harga pangan Koperasi Desa Merah Putih pun akan dipasok produk-produk komersil Bulog dengan sistem penjualan konsinyasi," ucap dia.
Menurut dia, pihaknya telah siap memasok produk ke beberapa Koperasi Desa Merah Putih yang beberapa waktu lalu telah diresmikan sebagai mockup koperasi yakni tiga unit koperasi di Kabupaten Lampung Selatan, satu unit koperasi di Kabupaten Lampung Timur, dan satu unit koperasi di Kabupaten Way Kanan.
"Dari lima unit koperasi tersebut telah dicatat akan diisi produk bahan pokok yang dibutuhkan oleh masyarakat seperti beras premium, minyak goreng kemasan, gula, tepung dan produk penugasan berupa beras stabilisasi pasokan harga pangan. Kalau nanti ada penugasan untuk mendistribusikan MinyaKita ke koperasi tentu akan didistribusikan juga," tambahnya.
Baca juga: Eva sebut Koperasi Merah Putih di Bandarlampung fokus penguatan UMKM
Baca juga: Peluncuran Koperasi Merah Putih dapat tingkatkan perekonomian dan manfaat di desa
Baca juga: Lampung jadi daerah tercepat membentuk Kopdes Merah Putih
