
BRI RO Bandarlampung dukung pendirian Koperasi Merah Putih di Bumisari

Jadi koperasi ini bisa melayani transaksi di sekitar kampung dan bisa melayani berbagai transaksi tanpa harus ke bank.
Bandarlampung (ANTARA) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Regional Office Bandar Lampung terus memperkuat dukungan terhadap perekonomian Koperasi Merah Putih melalui penyediaan layanan BRI Link.
Head Regional Micro Banking Head BRI Bandar Lampung Rahmad Budi Sulistia, Senin, saat menghadiri peresmian Koperasi Merah Putih di Desa Bumi Sari, Kecamatan Natar, mengingatkan pentingnya Koperasi Merah Putih dalam meningkatkan akses layanan perbankan di daerah.
Koperasi Merah Putih merupakan hasil kolaborasi antara sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berfokus pada pemberdayaan perekonomian masyarakat di tingkat lokal.
Rahmad menjelaskan bahwa kehadiran BRILink dalam Koperasi Merah Putih bertujuan agar terdapat layanan perbankan yang memudahkan masyarakat untuk melakukan transaksi di sekitar kampung.
Dengan keberadaan layanan BRILink, warga juga tidak lagi perlu pergi ke kota untuk melakukan transaksi seperti transfer, setoran dan pengambilan tunai.
"Jadi koperasi ini bisa melayani transaksi di sekitar kampung dan bisa melayani berbagai transaksi tanpa harus ke bank. Dengan adanya mesin BRILink, layanan ini sudah setara dengan layanan perbankan,” kata Rahmad di Lampung Selatan.
Ia menjelaskan bahwa layanan BRI ini tidak hanya menawarkan transaksi tunai, tetapi juga kedepannya ada tambahan layanan transaksi pembelian gas, beras, dan sembako lainnya. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah yang ingin mendorong transaksi non-tunai di masyarakat.
Ia juga mengharapkan bahwa dengan dukungan BRI, Koperasi Merah Putih dapat berjalan mandiri dan berfungsi sebagai pusat transaksi ekonomi di kampung.
"Dengan adanya koperasi ini, kami bisa memberikan edukasi dan bantuan untuk memastikan mereka dapat mandiri dalam pelaksanaan layanan keuangannya," ucapnya.
BRI juga berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan program-program lain yang dapat memperluas jangkauan layanan ijin.

"Dengan langkah ini, diharapkan Koperasi Merah Putih tidak hanya meningkatkan akses ke layanan perbankan, tetapi juga membantu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memberdayakan masyarakat setempat secara mandiri," ujarnya.
Saat ini, Koperasi Desa Merah Putih hadir sebagai solusi memperkuat struktur ekonomi perdesaan sekaligus melindungi masyarakat dari jeratan pinjaman daring ilegal hingga praktik rentenir yang merugikan.
Inisiatif ini diharapkan memberikan kemudahan akses pembiayaan sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem usaha yang sehat, produktif, dan mandiri di tingkat desa.
Sejak program Koperasi Merah Putih mulai digaungkan, BRI telah merancang model pembiayaan yang sehat dan memiliki risiko pengembalian dana yang terjaga. Adapun skema pembiayaan disusun menyesuaikan kebutuhan modal kerja berdasarkan skala usaha (kecil, menengah, atau besar) dan dihitung sesuai dengan estimasi omzet bisnis.
Sebagai penunjang operasional koperasi, BRI Regional Office Bandarlampung memberikan bantuan berupa satu unit mobil Grand Max. Kendaraan ini difungsikan untuk kegiatan operasional Koperasi Merah Putih Bumisari.
"Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan oleh KDMP Bumisari dengan baik dan tidak digunakan untuk kepentingan pribadi. Mohon dijaga kendaraan operasional ini," ungkapnya.
Baca juga: Lampung jadi daerah tercepat membentuk Kopdes Merah Putih
Baca juga: Prabowo ibaratkan koperasi seperti lidi, jadi kekuatan jika disatukan
Baca juga: Kemenkum tercatat telah sahkan 80.068 Koperasi Merah Putih per Juli
Pewarta : Emir Fajar Saputra
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
