Logo Header Antaranews Lampung

BPBD Lamsel imbau warga waspadai cuaca ekstrem berpotensi bencana

Selasa, 1 Juli 2025 17:49 WIB
Image Print
Petugas BPBD Lampung Selatan melakukan pendataan rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung di Kecamatan Ketapang. ANTARA/HO-BPBD Lampung Selatan
Maka dari itu kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap bencana alam seperti angin puting beliung dan banjir

Lampung Selatan (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Provinsi Lampung, mengimbau warga agar mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana alam.

Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan Ariswandi di Kalianda, Selasa, mengatakan hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah itu, beberapa hari terakhir, mengakibatkan sejumlah rumah warga terdampak banjir dan angin puting beliung.

"Saat ini beberapa wilayah di Kabupaten Lampung Selatan masih sering diguyur hujan deras dan angin kencang, yang berpotensi mengakibatkan terjadinya bencana alam, maka dari itu kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap bencana alam seperti angin puting beliung dan banjir," kata dia.

Ia menjelaskan cuaca ekstrem yang melanda wilayah itu, mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak akibat bencana angin puting beliung.

"Kemarin hari Sabtu tanggal 28 Juni 2025, sebanyak 72 rumah warga di Kecamatan Ketapang rusak diterjang angin puting beling. Kemudian pada hari ini masih di Kecamatan Ketapang tepatnya di Desa Legundi dan Desa Sumur sejumlah rumah warga terdampak banjir," katanya.

Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat terutama yang bermukim di daerah rawan bencana hidrometeorologi tipe basah diminta meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi korban jiwa.

"Agar masyarakat tetap waspada terhadap bencana yang akan terjadi, kemudian terkait bencana kemarin yang terjadi di Ketapang sedang di data untuk diberikan bantuan," ujarnya.

BPBD Lampung Selatan terus melakukan sosialisasi terhadap warga tentang potensi bencana, mengingat curah hujan di daerah tersebut masih cukup tinggi.

"Petugas BPBD juga melakukan sosialisasi penanganan bencana dan mengimbau warga agar tetap waspada terhadap ancaman bencana alam," ujarnya.

Baca juga: Nelayan Pesisir Barat hilang pasca-perahu diterjang ombak besar

Baca juga: BPBD Lampung Selatan ajak warga tingkatkan kesadaran penanggulangan bencana

Baca juga: BPBD catat banjir di Lampung Selatan rendam 38 desa



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026