Prabowo-Gibran prioritaskan program Susu dan Makan Gratis setelah dilantik

id Prabowo Subianto ,Gibran Rakabuming Raka

Prabowo-Gibran prioritaskan program Susu dan Makan Gratis setelah dilantik

Calon Presiden RI Prabowo Subianto (tengah) berbincang dengan pengurus Majelis Taklim Al-Habsyi Kwitang Jakarta Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi (kiri) usai berziarah ke makam Habib Ali Kwitang di Masjid Al Riyadh, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (16/2/2024). Prabowo Subianto berziarah ke makam Habib Ali Kwitang sekaligus untuk bersilaturahim dengan Pengurus Majelis Taklim Al-Habsyi Kwitang. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/tom.

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan pasangan Prabowo-Gibran akan memprioritaskan program Makan Siang dan Susu Gratis setelah dilantik menjadi presiden dan wakil presiden.

"Pak Prabowo harapannya akan lebih cepat lebih baik karena rakyat juga mengharapkan program Makan Siang dan Susu Gratis bisa direalisasikan secepatnya," kata Muzani saat ditemui di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat.

Menurut Muzani, Prabowo-Gibran fokus pada program Makan Siang dan Susu Gratis untuk masyarakat, terkhusus anak-anak dan ibu hamil, demi memperbaiki kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini.

Tidak hanya itu, program perbaikan gizi ini juga untuk mengantisipasi naiknya angka tengkes atau stunting pada bayi.

Muzani yakin Prabowo-Gibran akan membahas program ini dengan para menteri terkait guna merancang teknis penyelenggaraan program tersebut.

"Kami akan mulai membicarakan tentang skema dan sistematika bagaimana menjalankan program, apa yang menjadi prioritas, dan apa yang menjadi awalan-awalan dari program Pak Prabowo," kata dia.

Perolehan sementara berdasarkan website KPU https://pemilu2024.kpu.go.id/ pada hari Jumat pukul 15.58 WIB, pasangan Prabowo-Gibran telah mengantongi suara sebesar 57 persen.

Di posisi kedua ada pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan perolehan suara sebesar 24,98 persen, kemudian posisi terakhir pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. sebanyak 18.02 persen.

Pemilu 2024 meliputi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI, Pemilu Anggota DPR RI, Pemilu Anggota DPD RI, pemilu anggota DPRD provinsi, dan pemilu anggota DPRD kabupaten/kota dengan daftar pemilih tetap (DPT) tingkat nasional sebanyak 204.807.222 pemilih.

Peserta pemilu anggota legislatif (pileg) sebanyak 18 partai politik nasional, yakni (sesuai dengan nomor urut) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Buruh, dan Partai Gelora Indonesia.

Berikutnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Hanura, Partai Garuda, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Perindo, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Ummat.

Selain itu, pileg juga diikuti enam partai politik lokal, yakni Partai Nanggroe Aceh, Partai Generasi Atjeh Beusaboh Tha'at dan Taqwa, Partai Darul Aceh, Partai Aceh, Partai Adil Sejahtera Aceh, dan Partai Soliditas Independen Rakyat Aceh.

Pada waktu yang sama, Rabu (14 Februari 2024), diselenggarakan pula Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 yang diikuti pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.

Seturut Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022, rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 dijadwalkan mulai 15 Februari hingga 20 Maret 2024.