
Sukabumi dilanda longsor dan angin puting beliung
Kamis, 30 November 2023 00:01 WIB

Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan dampak cuaca buruk memicu terjadinya bencana tanah longsor dan angin puting beliung di Kabupaten Sukabumi, Jabar.
"Tidak ada korban jiwa pada kejadian ini, namun berdampak kepada kerusakan bangunan serta fasilitas umum," kata Humas BPBD Kabupaten Sukabumi Sandra Fitria di Sukabumi pada Rabu, (29/11).
Adapun kejadian bencana tanah longsor terjadi di Kampung Ciloncer, RT 02/01, Desa Tanjungsari, Kecamatan Curugkembar yang mengakibatkan saluran irigasi tertimbun oleh material tanah, sehingga memutus pasokan air ke sejumlah sawah di daerah tersebut. Bahkan, dampak dari rusaknya saluran irigasi itu, sejumlah hektare lahan pertanian terancam gagal panen karena tidak adanya pasokan air.
Selanjutnya, bencana angin puting beliung di Kampung Sangkalih, RT 16/05, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi mengakibatkan satu rumah semi-permanen yang dihuni empat jiwa rusak berat.
Baca juga: Akses jalan Pasaman Barat-Sumut terputus akibat longsor
Namun, pada kejadian ini tidak ada korban jiwa, hanya saja seluruh penghuni rumah harus mengungsi ke rumah sanak saudaranya akibat rumahnya tidak bisa dihuni lagi.
Sandra mengatakan pihaknya sudah melakukan penanganan terhadap kejadian bencana di dua lokasi berbeda itu dengan mengerahkan petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) yang dibantu unsur forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam).
Di sisi lain, ia mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap terjadinya bencana hidrometeorologi karena informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah Kabupaten Sukabumi dalam beberapa hari ke depan diprediksi turun hujan lebat mulai dari pagi hingga malam.
Baca juga: Tergerus hujan deras sebabkan tanah longsor 10 meter di OKU SelatanBerita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Longsor dan angin puting beliung landa Sukabumi
Pewarta : Aditia Aulia Rohman
Editor:
Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
