Logo Header Antaranews Lampung

LSN : Elektabilitas Ganjar masih terbenam

Senin, 8 Mei 2023 20:43 WIB
Image Print
Direktur Eksekutif Lembaga Survei Nasional (LSN) Gema Nusantara Bakry saat memaparkan hasil survei di Jakarta, Kamis (4/5/3023). ANTARA/HO-LSN

Jakarta (ANTARA) - Direktur Eksekutif Lembaga Survei Nasional (LSN) Gema Nusantara Bakry mengatakan bahwa sejumlah pengamat sempat menyebutkan elektabilitas Ganjar Pranowo akan mengalami rebound setelah dideklarasikan sebagai capres oleh PDI Perjuangan, nyatanya tidak terkonfirmasi dalam survei LSN kali ini.

"Elektabilitas Ganjar tetap terbenam dan makin jauh tertinggal dari Prabowo menyusul pernyataan kontroversialnya yang menolak kehadiran timnas Israel dan berbuntut dibatalkannya Indonesia sebagai host Piala Dunia U-20," ujar Gema di Jakarta, Kamis.

Walaupun orang Indonesia dikenal sebagai "bangsa pelupa", dia menilai publik kelihatannya sulit untuk memaafkan kesalahan Ganjar yang membuat Piala Dunia U-20 batal digelar di Indonesia.

Menurut dia, publik telanjur kecewa, marah, dan sakit hati kepada Ganjar sehingga apa pun upaya Gubernur Jawa Tengah itu untuk merebut kembali dukungan publik kelihatannya akan tidak mudah.

Selain berdampak pada terbenamnya elektabilitas Ganjar Pranowo, lanjut Gema, batalnya Piala Dunia U-20 juga berpengaruh pada elektabilitas PDI Perjuangan. Berdasarkan hasil survei LSN, jika pemilu dilaksanakan saat ini, hanya 17,6 persen responden mengaku akan memilih PDI Perjuangan.

Dengan demikian, tingkat dukungan terhadap PDI Perjuangan merosot sekitar 5 persen dari survei LSN sebelumnya. Publik tampaknya telah memberikan hukuman elektoral kepada PDI Perjuangan yang dinilai menjadi provokator gagalnya perhelatan Piala Dunia U-20 di Indonesia.

Sementara itu, posisi Prabowo Subianto terus menguat terlepas dari kekecewaan publik terhadap Ganjar Pranowo. Sinyal-sinyal dukungan Presiden Jokowi yang makin terang ditujukan kepada Prabowo kian memperkuat dukungan dari berbagai lapisan masyarakat, terutama dari elemen-elemen pendukung Jokowi terhadap Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.



Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026