
Pemkot Jakarta Timur dan Danone Indonesia lakukan kick off pendampingan UMKM

Program Damping merupakan komitmen Danone Indonesia kepada para UMKM untuk membantu mereka berkembang.
Jakarta (ANTARA) - Danone Indonesia bersinergi dengan Tim Penggerak (TP) PKK dan Dekranasda Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur melaksanakan kick off Program Pendampingan dan Pelatihan UMKM atau Program Damping yang berlokasi di Saung Interaktif pada Selasa, 27 September 2022.
Acara ini berlangsung secara hybrid, diikuti oleh lebih dari 250 peserta melalui zoom online dan peserta secara offline di Saung Interaktif Wilayah Kantor Wali Kota Jakarta Timur.
Saung Interaktif merupakan dukungan Danone Indonesia pada Program Damping untuk Kota Administrasi Jakarta Timur yang bertujuan mendorong UMKM lokal, agar lebih maju serta memiliki wadah yang lebih dekat untuk belajar ilmu bisnis.
Saung Interaktif diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wali Kota Jakarta Timur pada bulan Maret 2022.
Danone Indonesia bersama Kampus Bisnis Umar Usman melalui Program Damping terus berkomitmen untuk melakukan pembinaan dan pendampingan UMKM, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan UMKM, serta mendukung ekosistem UMKM menuju Go Digital.
Acara kick off itu dibuka secara resmi oleh Ahmad Salahudin, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Timur yang hadir mewakili Wali Kota Jakarta Timur.
"Pemerintah Jakarta Timur mengucapkan terima kasih kepada Danone Indonesia dan Kampus Bisnis Umar Usman yang telah berinisiasi mengadakan Program Saung Interaktif untuk masyarakat pelaku usaha di wilayah Jakarta Timur. Ini selaras dengan 3 program prioritas Wali Kota Jakarta Timur yang salah satunya merupakan program pemulihan ekonomi masyarakat usai pandemi COVID-19. Kami berharap bapak dan ibu bisa memanfaatkan fasilitas yang ada, serta saling berinteraksi untuk menuju bisnis yang lebih baik dan banyak melakukan inovasi,” ujar Salahudin.
Hadir pula dalam acara ini Senior Manager Sustainable Development Danone Indonesia Arif Wahyudin dan Direktur Kampus Bisnis Umar Usman Lily Zulaiha, selaku mitra kerja sama Danone untuk Program Damping.
Arif mengatakan bahwa Program Damping merupakan komitmen Danone Indonesia kepada para UMKM untuk membantu mereka berkembang.
“Program Damping ini telah kami laksanakan dalam rangkaian series, tak terkecuali di tahun ini yang menjadi momentum kebangkitan ekonomi para UMKM. Kami berharap dengan adanya Program Damping di Saung Interaktif ini dapat mendukung target pemerintah meningkatkan rasio kewirausahaan pada tahun 2024, dengan cara melakukan pendampingan dan pelatihan seperti ini untuk mendorong UMKM naik kelas. Dengan para pelaku ekonomi yang semakin sejahtera, diharapkan hal ini dapat membawa kesejahteraan dalam aspek kesehatan ataupun lingkungan di sekitarnya yang sejalan dengan fokus kami di Danone Indonesia,” ujarnya pula.
Direktur Kampus Bisnis Umar Usman menambahkan bahwa melalui peningkatan kesejahteraan UMKM tentunya dapat meningkatkan pula pemerataan ekonomi di Indonesia, mengingat bahwa saat ini porsi terbesar pelaku bisnis di Indonesia adalah kelompok UMKM.
“Dengan adanya pendampingan selama 3 bulan di akhir tahun 2022 ini, kami berharap bapak ibu sebagai pelaku usaha juga akan semakin siap menghadapi tahun 2023 dengan lebih baik, mencapai target, serta lebih terarah,” kata Lily.
Rangkaian kegiatan kick off Program Pendampingan dan Pelatihan UMKM Jakarta Timur diisi dengan penyampaian materi dan diskusi dari salah satu coach pendampingan yaitu Coach Rully Bhaskara.
Program pendampingan dan pelatihan di Saung Interaktif ini akan dilaksanakan selama 3 bulan ke depan dengan 6x sesi training langsung bersama coach bersertifikasi.
Selain itu, peserta juga memiliki banyak kesempatan untuk bersinergi dan mendapatkan fasilitas pendukung bisnis lainnya.
“Saya mendampingi pelaku UMKM untuk mau melakukan perubahan dalam menumbuhkan bisnisnya secara terstruktur dan tersistematis, serta mampu meningkatkan omzet dan labanya dengan percaya diri menjual dengan harga tinggi tetap laris diantre pembeli,” ujar coach Rully dalam membuka sesi materi.
Melalui Saung Interaktif Program Pendampingan dan Pelatihan UMKM diharapkan dapat memulihkan ekonomi masyarakat khususnya di wilayah Jakarta Timur, serta meningkatkan kecintaan masyarakat pada produk-produk dalam negeri.
Tentang Grup Danone di Indonesia
Danone merupakan salah satu perusahaan makanan dan minuman terbesar di dunia yang memiliki misi memberikan kesehatan kepada sebanyak mungkin orang.
Danone beroperasi di 130 negara dengan jumlah karyawan lebih dari 100.000 orang di seluruh dunia.
Di Indonesia, bisnis Danone terdiri atas dua kategori produk yang berfokus pada kesehatan masyarakat di setiap tahapan kehidupan, yaitu Danone Waters yang memproduksi air minum dalam kemasan dan minuman nonkarbonasi dengan produknya seperti AQUA, Mizone, VIT, VIT Levite, dan Danone Specialized Nutrition dengan produknya seperti SGM Eksplor, SGM Bunda, Lactamil, Bebelac, Nutrilon Royal, dan nutrisi medis.
Grup Danone di Indonesia memiliki 25 pabrik dengan jumlah karyawan lebih dari 15.000 orang.
Tentang Dompet Dhuafa
Dompet Dhuafa adalah lembaga Filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya melalui kegiatan filantropis (welasasih) dan wirausaha sosial. Selama 29 tahun lebih, Dompet Dhuafa telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan umat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta CSR.
Baca juga: Danone-Aqua bersama TNGHS jalin kerja sama pelestarian TN Gunung Halimun Salak
Baca juga: Dukung UMKM, Danone Indonesia bersama mitra dan pemerintah resmikan Damping Center
Pewarta : Muklasin
Editor:
Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
