
Lapas Rajabasa berikan pelatihan kepada napi

Bandarlampung (ANTARA) - Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandarlampung mengikuti pelatihan pembuatan aneka cake dan cookis yang diberikan oleh Lapas setempat dan Lembaga Pelatihan dan Kursus (LPK) Teladan Sahabat.
"Kami gandeng LPK Teladan Sahabat untuk memberikan pelatihan pembuatan cake dan cookis guna bekal warga binaan ke depan," kata Kalapas Kelas I Bandarlampung, Maizar di Bandarlampung, Rabu.
Dia melanjutkan sebelumnya warga binaan telah dibekali dengan keterampilan pembuatan jajanan pasar. Pelatihan tersebut merupakan kerja sama dengan penandatangan perjanjian kerjasama oleh Lapas setempat dan LPK Teladan Sahabat.
"Kita tidak pernah bosan dan akan terus memberikan keterampilan-keterampilan bagi warga binaan tinggal. Tinggal bagaimana kita mengemas nya agar warga binaan kita terus berinovasi," kata dia.
Maizar menambahkan, dirinya minta kepada peserta pelatihan untuk semangat mengikuti pelatihan dan berlatih dengan sungguh-sungguh sehingga dapat menjadi bekal saat bebas dan kembali kepada masyarakat.
"Dengan begitu mudah-mudahan ketika bisa bebas untuk berusaha dan juga melahirkan pengusaha-pengusaha muda," kata dia lagi.
Direktur LPK Teladan Sahabat, Hernadi Priambodo berharap setelah pelatihan ini peserta mampu membuat jajanan pasar yang berkualitas dan sehat untuk disajikan kepada masyarakat luas.
"Kebutuhan akan jajanan pasar cukup besar. Dengan produk yang lebih bervariasi output dari pelatihan bisa melaksanakan ekspansi pasar. Terus belajar dan upgrade, kalau bisa produksi maka kita bantu untuk menyalurkan," katanya.
Pelatihan pembuatan aneka jajanan pasar yang bersertifikasi tersebut rencananya akan berlangsung selama enam hari ke depan. Sekitar sebanyak 20 resep yang akan diberikan oleh instruktur dari LPK Teladan Sahabat kepada warga binaan setempat.
"Satu minggu ke depan dimana ada pemberian materi dan untuk praktik dan evaluasi," katanya lagi.
Pewarta : Damiri
Editor:
Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
