Logo Header Antaranews Lampung

Lampung Barat perkuat kesiapsiagaan hadapi karhutla

Jumat, 28 Agustus 2026 17:40 WIB
Image Print
Wakil Bupati Lampung Barat (Lambar) Mad Hasnurin (kiri). (ANTARA/HO-Diskominfo Lambar)
Pemkab Lampung Barat telah menyiapkan personel dan sarana pendukung untuk menghadapi potensi karhutla

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat (Lambar) memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) agar setiap kejadian bisa ditangani dengan cepat dan tepat.

"Pemkab Lampung Barat telah menyiapkan personel dan sarana pendukung untuk menghadapi potensi karhutla. Kesiapsiagaan ini menjadi bagian penting agar setiap kejadian dapat ditangani dengan cepat dan tepat," kata Wakil Bupati (Wabup) Lampung Barat Mad Hasnurin sebagaimana dikonfirmasi dari Bandarlampung, Jumat.

Ia menjelaskan kekuatan personel yang disiapkan meliputi Tim Reaksi Cepat (TRC) sebanyak 15 personel, Tim Rescue/SAR 18 personel, Satgas Penanggulangan Bencana sebanyak 20 personel, serta 28 personel PNS/organik Bandan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Kekuatan tersebut diperkuat dengan dukungan satgas yang berada di masing-masing pekon dan kelurahan," katanya.

Selain itu pihaknya menyiapkan sejumlah sarana pendukung antara lain satu mobil tangki air, satu truk serbaguna, tiga mobil taktis.

"Kemudian, empat alkon beserta selang sepanjang 100 meter, enam mesin senso, serta lima kendaraan pemadam kebakaran (damkar) yang tersebar di lima kecamatan," katanya.

Menurut Mad Hasnurin, upaya pencegahan tidak hanya dilakukan ketika kebakaran telah terjadi. Pemantauan terhadap titik panas juga dilakukan secara real time melalui Warning Receiver System (WRS), aplikasi Sipongi Kementerian Kehutanan, serta Spartan BMKG.

"Deteksi dini sangat penting. Karena itu, pemantauan hotspot dilakukan secara berkala dan real time, sehingga apabila terdapat potensi kebakaran dapat segera ditindaklanjuti," katanya.

Ia mengatakan pos kendali operasi penanganan karhutla berada di Pusdalops BPBD Kabupaten Lampung Barat. Masyarakat dapat menyampaikan laporan atau informasi terkait kejadian kebakaran melalui nomor Pusdalops BPBD Lampung Barat di 0811-7287-288.

"Hingga pekan keempat Agustus 2026 terdapat empat kejadian karhutla yang telah berhasil ditangani. Kejadian tersebut meliputi area savana di Pekon Sukamarga, Kecamatan Suoh, lahan tidur di Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, lahan warga di Pekon Kagungan, Kecamatan Lumbok Seminung, serta lahan warga/belukar di Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit," katanya.

Ia menegaskan penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Karena itu Pemkab Lampung Barat terus memperkuat koordinasi bersama Polres Lampung Barat, Kodim 0422/Lampung Barat, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Damkar, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah pekon dan kelurahan.

"Sinergi lintas sektor sangat penting untuk memastikan deteksi dini, respons cepat dan penanganan karhutla berjalan efektif. Kita juga perlu memetakan wilayah yang memiliki potensi tinggi terjadi kebakaran untuk kemudian dipantau secara berkala," katanya.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026