Logo Header Antaranews Lampung

Demi dorong vaksinasi "booster", Jokowi minta gunakan pendekatan sosial inovatif

Senin, 4 Juli 2022 14:13 WIB
Image Print
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers terkait evaluasi PPKM yang disaksikan secara virtual dari Jakarta, Senin (4/7/2022) (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

Jakarta (ANTARA) - Presiden Jokwoi meminta menteri-menteri terkait agar melakukan pendekatan sosial yang inovatif sehingga masyarakat mau melakukan vaksinasi dosis ketiga (booster).

"Orang Indonesia perlu pendekatan-pendekatan sosial yang inovatif, jadi arahan beliau (Presiden Jokowi) coba dicari pendekatan-pendekatan sosial inovatif agar masyarakat Indonesia semangat untuk 'booster'," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kantor Presiden Jakarta, Senin.

Budi Gunadi menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers seusai menghadiri rapat terbatas dengan agenda evalusi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Presiden juga sadar orang Indonesia ada cara-cara khusus untuk terpacu mau 'booster'. Sama seperti dulu, orang divaksin susah sekali, tapi begitu masuk mal harus divaksinasi, orang tua mau semua, kenapa? Karena orang tua ternyata senang anter anaknya ke mal," ungkap Budi.

Baca juga: Wajib vaksinasi booster bila hadiri kegiatan keramaian


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jokowi minta gunakan pendekatan sosial demi dorong vaksinasi "booster"



Pewarta :
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026