Pagelaran Kenduri Seni Melayu masuk kalender pariwisata Indonesia

id Kenduri seni melayu,kalender pariwisata,pariwisata indonesia,wisata batam

Pagelaran Kenduri Seni Melayu masuk kalender pariwisata Indonesia

Kenduri Seni Melayu Penari menampilkan tarian Melayu kreasi baru pada malam pembukaan Kenduri Seni Melayu (KSM) di Dataran Engku Putri, Batam, Sabtu (13/12). KSM merupakan agenda budaya tahunan yang menjadi ajang silaturahmi budaya Melayu Batam, Riau, Sulawesi Selatan, bahkan Malaysia dan Singapura. ANTARA FOTO/Joko Sulistyo

"Kami bersyukur, Kenduri Seni Melayu masuk dalam kalender kementerian Kementerian Pariwisata," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata.
Batam (ANTARA) - Pagelaran Kenduri Seni Melayu yang digelar Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau masuk dalam top 100 kalender pariwisata Indonesia (calender of event) 2020 yang ditetapkan Kementerian Pariwisata.

"Kami bersyukur, Kenduri Seni Melayu masuk dalam kalender kementerian Kementerian Pariwisata," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata, Jumat.
Baca juga: Pemkot Batam ingin kembangkan pulau terluar tujuan pariwisata

Kenduri Seni Melayu merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Batam selama sekitar 20 tahun terakhir. Pemkot Batam sengaja menyelenggarakan kenduri itu setiap tahunnya untuk melestarikan budaya Melayu mulai dari seni tari, sastra, dan lainnya.

"Selama 20 tahun Kenduri Seni Melayu tetap terjaga," kata Ardiwinata.

Tahun ini Kenduri Seni Melayu akan digelar di Dataran Madani dengan melibatkan seniman Singapura, Malaysia, dan daerah-daerah lain di Indonesia. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Kenduri Seni Melayu akan dilaksanakan pada akhir tahun seiring peringatan Hari Jadi Kota Batam.

Pada 2020 Pemkot Batam akan menggelar Kenduri Seni Melayu lebih meriah lagi, karena sudah masuk top 100 kalender pariwisata Indonesia.

"Tahun depan kami akan kebih profesional lagi. Di bidang kemasan atraksi manajemen, kami harapkan dari acara ini bisa promosikan Batam," kata Ardiwinata.
Baca juga: Masjid Sultan Batam menyiapkan jubah buat turis nonmuslim

Ia mengatakan dengan masuk dalam Calender of Event pariwisata Indonesia, maka pemerintah pusat akan membantu pelaksanaannya, termasuk promosi ke seluruh dunia. Sebanyak 29 VITO (visit Indonesia tourism officer) di seluruh dunia akan ikut mempromosikan acara itu.

Ardiwinata mengatakan setiap tahunnya Kenduri Seni Melayu tidak hanya menampilkan kesenian Melayu, melainkan juga budaya lainnya. Kesenian yang dipertontonkan antara kain seni tari, seni suara, musik dan puisi.

"Tahun lalu pesertanya banyak datang dari luar, antara lain Thailand, Vietnam, Filipina, Kamboja, China dan India. Di samping peseni dari daerah lain di Indonesia," katanya.
Baca juga: Pemkot Batam ingin kembangkan pulau terluar tujuan pariwisata
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar