Harga Getah Karet di Mesuji Turun Jadi Rp6.000/Kg

id Karet,harga karet turun

Harga getah karet turun (Antara)

Mesuji, Lampung  (Antaranews Lampung) - Harga getah karet di tingkat petani di Kabupaten Mesuji  Lampung , Provinsi Lampung, anjlok ke angka terendah dalam enam tahun terakhir, dan harga komoditas itu kini hanya Rp6.000/kg.
   
"Harga karet basah Rp6.000/kg, sementara harga karet kering Rp7.500/kg," kata Teguh, salah satu petani karet di Desa Simpang Pematang Kecamatan simpang pematang, Kabupaten Mesuji, Lampung, Minggu.
    
Menurutnya, dalam enam  tahun terakhir, saat ini harga karet menyentuh harga paling rendah sehingga merugikan petani setempat, karena beban biaya perawatan perkebunan karet tidak sebanding dengan pendapatannya.
   
Menurut dia, petani karet terpuruk dengan harga getah karet sekarang karena pendapatannya menurun, padahal produksi karet lagi meningkat volumenya di musim hujan.
     
Petani karet lainnya, Srianti , mengaku bahwa harga getah karet sekarang tidak mampu menutup biaya perawatan kebun, seperti mengganti biaya tenaga penyadap karet.
    
"Tidak ketemu hitungannya kalau harga cuma Rp6.000/kg, harapan petani minimal Rp10 .000/kg," tambahnya.
     
Ia juga mengharapkan pihak terkait dapat membantu petani untuk menstabilkan harga karet yang saat ini masih menjadi andalan tumpuan pendapatan petani dari sektor perkebunan di Mesuji Lampung.
   
Anjloknya harga karet ini sudah berlangsung selama enam tahun terakhir pada kisaran Rp7.500/kg, namun harga saat ini pada titik paling rendah. Hal itu akan memudarkan minat petani menanam pohon karet. 
     
Ia menambahkan, pada saat harga Rp7.500 banyak petani yang merombak tanamannya diganti dengan tanaman lain yang lebih menghasilkan, apalagi sekarang yang hanya Rp6.500/kilogram.
     
"Banyak petani karet beralih menanam komoditas lain, khususnya tanaman singkong karena lebih menghasilkan," katanya. 
 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar