
Turun harga gabah di Lampung

Bandarlampung (Antaranews Lampung) - Harga gabah kering panen di tingkat petani maupun penggilingan di Provinsi Lampung menurun pada Mei 2018 dibandingkan dengan April.
"Penurunan rata-rata harga kelompok kualitas gabah kering panen di tingkat petani sebesar 13,61 persen dari sebelumnya Rp4.774 per kilogram," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung Yeane Irmaningrum di Bandarlampung, Kamis.
Ia menyebutkan, dengan kelompok kualitas yang sama, harga gabah di tingkat penggilingan turun sebesar 13,22 persen dari sebelumnya Rp4.884,79/kg.
Menurutnya, harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai Rp4.700/kg pada gabah kualitas GKP dengan varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, dan Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah.
Harga gabah terendah, lanjutnya, mencapai Rp3.700/kg pada gabah kualitas GKP dengan varietas Muncul terdapat di Kecamatan Palas dan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan.
"Harga tersebut sama dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yaitu Rp3.700 per kilogram," jelasnya.
Yeane menjelaskan, di tingkat penggilingan harga gabah tertinggi Rp4.840/kg pada gabah kualitas GKP terdapat di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, dan Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas GKP yaitu Rp3.750/kg terdapat di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan.
"Harga tersebut sama dengan HPP yaitu Rp3.750 per kg," tambahnya.
BPS Lampung selama Mei 2018, melakukan survei harga produsen gabah mencatat 59 observasi. Observasi didominasi oleh kelompok gabah kualitas GKP dan tidak dijumpai kelompok gabah kualitas gabah kering giling dan kualitas rendah.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor:
Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
