Logo Header Antaranews Lampung

Kupas Kandidat Ridho Ficardo Paparkan Program Strategis

Rabu, 11 April 2018 22:07 WIB
Image Print
M Ridho Ficardo, calon gubernur Lampung (petahana) dalam Kupas Kandidat di TVRI Jakarta, Selasa (10/4) malam. (FOTO: ANTARA Lampung/Ist)

Jakarta (Antaranews Lampung) - Calon Gubernur Lampung (petahana) M Ridho Ficardo memapaparkan program strategisnya dalam acara Kupas Kandidat, yang disiarkan secara langsung oleh Stasiun TVRI Nasional, di Jakarta, Selasa (10/4) malam.

Dalam penyampaiannya, calon gubernur nomor urut 1 ini menjelaskan, program kerja 2014-2019 yang baru berjalan 3 tahun kepemimpinannya bersama Wagub Bachtiar Basri, banyak mengejar ketertinggalan dalam progres pembangunan, baik sumber daya manusianya hingga sumber daya alam.

“Pada awal tahun 2014, kami (Ridho-Bachtiar) harus lebih dahulu mengetahui keluhan masyarakat Lampung. Mereka memilih kami karena apa, dan yang paling atas muncul dalam tiga kali survei adalah permasalahan infrastruktur,” ujar Ridho, di hadapan panelis Kupas Kandidat itu pula.

Menurut Ridho, hampir 50 persen belanja daerah digunakan untuk infrastruktur wilayah Lampung. Menurutnya, tentunya ini bukan tujuan, tapi ada arah yang disusun untuk menuju percepatan pembangunan, seperti untuk ketahanan pangan, industrialisasi hingga sektor kepariwisataan.

"Untuk ketahanan pangan, Allhamdulilah, Lampung saat ini peringkat ke-4 surplus beras nasional. Dalam sektor industrialisasi, kami terus berupaya agar hasil petani yang keluar dalam bentuk bahan mentah, bisa memberikan nilai tambah. Bahkan, sawah tadah hujan yang satu kali panen, setelah kita perbaiki irigasinya,hingga pemberian bantuan ratusan sumur bor. Hasilnya membaik bisa panen dua atau tiga kali. Tentunya ada kenaikan pendapatan 100 persen,” kata Ridho.

“Bereskan sektor pertanian, gerakkan industri dan pariwisata. Salah satunya akan menekan angka kemiskinan termasuk menjamin keamanan," katanya lagi.

Ridho juga mengkawatirkan situasi pemerintahan hari ini, hakikat pembangunan manusia seutuhnya justru tidak terlihat. Dalam hal ini yang paling fundamental adalah masalah pendidikan dan kesehatan.

“Ini menjadi pekerjaan rumah dari pemerintah provinsi dan tentunya pemerintah kabupaten dan kota. Tentunya ini memalukan nama Lampung, padahal ada puskesmas dan posyandu yang mustinya melakukan pencegahan dini. Ini akan menjadi konsen kami (Ridho-Bachtiar) untuk turun langsung memperbaiki kualitas manusia di 15 kabupaten dan kota se-Lampung,” ujar Ridho pula.

Sementara itu, dari segi investasi dan pariwisata Lampung terus membaik, Ridho tetap akan terus mendorong untuk melakukan perbaikan dalam sistem produksi petani yang nantinya menjadi salah satu faktor menekan angka kemiskinan di Provinsi Lampung.

Dalam acara Kupas Kandidat yang dipandu oleh Imam Priyono dan Rina Fahlevi ini, juga mengundang empat panelis untuk mengupas arah program kebijakan calon gubernur Lampung, yakni pakar politik dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) R Siti Zuhro, Kebijakan Publik Sirojudin Abbas, Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan, dan pakar ekonomi Firmanzah. (Rilis bb)



Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2026