
Harga gabah di Lampung turun

Penurunan harga gabah itu mengingat saat ini tengah panen padi
Bandarlampung (Antaranews Lampung) - Harga gabah kering panen di tingkat petani maupun penggilingan di Provinsi Lampung turun pada Maret 2018.
"Penurunan harga gabah itu mengingat saat ini tengah panen padi," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Yeane Irmaningrum, di Bandarlampung, Rabu.
Ia mengatakan bahwa penurunan rata-rata harga kelompok kualitas GKP di tingkat petani sebesar 7,21 persen dari Rp 5.850/kg menjadi Rp5.428,13 per kg.
Menurutnya, dengan kelompok kualitas yang sama, harga gabah di tingkat penggilingan turun sebesar 6,45 persen dari sebelumnya Rp5.923,30/kg.
Harga gabah tertinggi di tingkat petani, lanjutnya, mencapai Rp6.100/kg pada gabah kualitas GKP dengan varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan.
Menurutnya, harga gabah terendah mencapai Rp4.500/kg pada gabah kualitas GKP yaitu varietas Pb Bogor terdapat di Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah.
"Harga tersebut berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yaitu Rp3.700 per kilogram," jelasnya.
Yeane menjelaskan, di tingkat penggilingan, harga gabah tertinggi Rp6.100/kg pada gabah kualitas GKP terdapat di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, sedangkan harga gabah terendah kelompok
kualitas GKP yaitu Rp4.500/kg dengan varietas Pb Bogor terdapat di Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah.
"Harga tersebut berada di atas HPP yaitu Rp3.750 per kilogram," jelasnya.
Selama Maret 2018, survei harga produsen gabah mencatat 48 observasi. Observasi didominasi oleh kelompok gabah kualitas GKP dan tidak dijumpai kelompok gabah kering giling dengan kuaitas rendah.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor:
Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
