
Harga gabah di Lampung naik

Dengan kelompok kualitas yang sama, harga gabah di tingkat penggilingan naik sebesar 6,57 persen dari sebelumnya Rp5.625 per kilogram, katanya
Bandarlampung (Antaranews Lampung) - Harga gabah kering panen di tingkat petani maupun penggilingan Provinsi Lampung selama Desember 2017 mengalami kenaikan dari bulan sebelumnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung Yeane Irmaningrum, di Bandarlampung, Kamis, mengatakan bahwa peningkatan rata-rata harga kelompok kualitas GKP di tingkat petani sebesar 7,21 persen dari Rp5.532 per kilogram.
"Dengan kelompok kualitas yang sama, harga gabah di tingkat penggilingan naik sebesar 6,57 persen dari sebelumnya Rp5.625 per kilogram," katanya.
Ia menyebutkan, harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai Rp6.750/kg pada gabah kualitas GKP dengan varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan.
Harga gabah terendah, lanjutnya, mencapai Rp5.000/kg pada gabah kualitas GKP yaitu varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan.
"Harga tersebut berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yaitu Rp3.700 per kilogram," ujarnya.
Yeane menjelaskan, di tingkat penggilingan, harga gabah tertinggi Rp6.850/kg pada gabah kualitas GKP yaitu varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Sragi Kabupaten Lampung Selatan, sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas GKP yaitu Rp5.100/kg dengan varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan.
Kepala BPS Provinsi Lampung itu menambahkan harga tersebut berada di atas HPP yaitu Rp3.750/kg.
Selama Januari 2018, survei harga produsen gabah mencatat 44 observasi. Observasi didominasi oleh kelompok GKP dan tidak dijumpai kelompok gabah kering giling kualitas rendah.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor:
Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
